Guardiola Akui Penyesalan Terbesar Selama Latih Manchester City
Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola akhirnya buka suara soal penyesalan terbesar selama menangani Manchester City-Tangkapan Layar Instagram@pepteam-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola akhirnya buka suara soal penyesalan terbesar selama menangani Manchester City.
Setelah resmi mengumumkan akan meninggalkan The Citizens pada akhir musim 2025/2026, Guardiola mengaku ada satu keputusan yang masih membebaninya hingga sekarang.
Dalam wawancara emosional bersama Sky Sports, Guardiola menyebut keputusan mencoret Joe Hart dari skuad utama menjadi kesalahan terbesar dalam kariernya di Etihad Stadium.
BACA JUGA:Era Pep Guardiola Berakhir, Enzo Maresca Jadi Pengganti 'The Exceptional One' di Manchester City
Guardiola Menyesal Tak Beri Kesempatan Joe Hart
Saat pertama kali datang ke Manchester City pada 2016, Guardiola langsung melakukan perubahan besar di skuad.
Salah satu keputusan paling kontroversial saat itu adalah menyingkirkan Joe Hart dan menggantikannya dengan Claudio Bravo.
Kini, hampir satu dekade kemudian, Guardiola mengaku menyesali keputusan tersebut.
“Ada satu hal yang sangat saya sesali selama bertahun-tahun: saya tidak memberi Joe Hart kesempatan untuk membuktikan betapa bagusnya dia sebagai seorang kiper,” ujar Guardiola dikutip Sky Sports.
BACA JUGA:BREAKING! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim
“Seharusnya saya melakukan itu,"lanjutnya.
Keputusan tersebut membuat Joe Hart harus menjalani masa peminjaman ke beberapa klub sebelum akhirnya dilepas permanen oleh Manchester City pada 2018.
Pep Guardiola Akui Terlalu Keras Kepala
Guardiola juga mengakui dirinya terlalu keras kepala terhadap keputusan yang sudah diyakininya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: