Ribut-Ribut Prabowo Beli Sapi Kurban Iduladha Pakai APBN, Ini Dalih Wamensesneg
Puluhan ribu jemaah salat Idul Adha 2026 di Masjid Al Akbar Surabaya. Intip sapi kurban 1,1 ton milik Presiden Prabowo Subianto.-Dok. Masjid Al Akbar Surabaya-
JAKARTA, DISWAY.ID - Pembelian sapi kurban Iduladha dengan dana APBN oleh Presiden Prabowo Subianto menuai polemik.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro berdalih bahwa penyaluran sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat pada Hari Raya Iduladha tahun ini merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden atau Banpres yang telah berlangsung sejak lama dari tahun ke tahun.
Juri menyampaikan penjelasan tersebut merespons munculnya pertanyaan publik yang mempersoalkan penggunaan anggaran negara dalam pengadaan sapi kurban Presiden.
BACA JUGA:Salat Iduladha di DJP, Menkeu Purbaya Serahkan Sapi Kurban dan Singgung APBN untuk Kelompok Rentan
Menurutnya, sapi kurban tersebut pada dasarnya adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat agar warga, khususnya yang membutuhkan, dapat ikut merayakan Iduladha dan menikmati daging kurban.
“Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban bersama,” ujar Juri di Jakarta, Rabu dalam keterangannya, Rabu, 27 Mei 2026.
Juri mengungkapkan, tahun ini sebanyak 1.098 ekor sapi disalurkan Presiden Prabowo Subianto ke berbagai penjuru Indonesia.
BACA JUGA:Salat Iduladha di DJP, Menkeu Purbaya Serahkan Sapi Kurban dan Singgung APBN untuk Kelompok Rentan
Sebagai bantuan kepada masyarakat, penggunaan alokasi anggaran Banpres merupakan hal yang lazim dan telah menjadi praktik pemerintahan pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia menegaskan, bantuan sapi kurban tersebut tidak ditujukan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah.
BACA JUGA:1.098 Sapi Kurban Idul Adha Prabowo Ada Berbobot 1,3 Ton, Berasal dari Peternak Lokal
"Pemerintah ingin kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh warga, terutama melalui momentum keagamaan yang memiliki nilai sosial tinggi seperti Iduladha," ungkapnya.
Juri juga menambahkan bahwa secara personal, Presiden Prabowo tetap menunaikan ibadah kurban atas nama pribadi menggunakan dana sendiri. Hewan kurban pribadi Presiden tersebut juga disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: