Prabowo Tegas soal MBG: Memberi Makan Bergizi adalah Tugas Mulia, Tak Sungguh-sungguh Silakan Minggir

Kamis 04-06-2026,09:17 WIB
Prabowo Tegas soal MBG: Memberi Makan Bergizi adalah Tugas Mulia, Tak Sungguh-sungguh Silakan Minggir

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa memberi makan, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pekerjaan yang mulia-Dok. Setpres-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa memberi makan, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pekerjaan yang mulia

Karena itu, ia menegaskan program MBG harus berhasil.

"Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil," kata Prabowo dalam acara Membangun Generasi Masa Depan Indonesia Melalui Nutrisi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026.

BACA JUGA:IIW Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Nasional Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis

Presiden menegaskan bahwa para pengelola dan pelaksana program memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan MBG.

Namun, ia meminta para mitra MBG yang tak bekerja dengan tulus untuk mengundurkan diri.

"Kalian bagian penting, tapi kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir. Kita cari anak-anak muda yang baru," tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa dedikasi, loyalitas, dan kesungguhan dalam bekerja menjadi syarat utama bagi seluruh pihak yang dipercaya mengelola program prioritas pemerintah tersebut.

Ia mengingatkan bahwa keberadaan mereka dalam program MBG bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, melainkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:Prabowo Warning ke Mitra MBG Nakal: Kalau Merasa Lebih Pintar dari NKRI, Coba Aja!

"Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan tidak loyal, silakan minggir," ujar Prabowo.

Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah.

"Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: