Performa dan Teknologi Bertemu, Yadea Osta & Velax U Ubah Standar Motor Listrik Modern
Melalui kombinasi efisiensi biaya, kemampuan jarak tempuh tinggi, serta teknologi pintar yang terus berkembang, Yadea optimistis dapat menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam beralih menuju mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan solusi mobilitas yang lebih efisien dan ekonomis.
Menjawab kebutuhan tersebut, Yadea menghadirkan lini motor listrik cerdas dengan kemampuan jarak tempuh tinggi yang tidak hanya menawarkan efisiensi biaya operasional, tetapi juga performa yang telah teruji dalam penggunaan nyata.
BACA JUGA:Menkeu Purbaya dan Bank Indonesia Siapkan Langkah Sinkronisasi, Jaga Rupiah dan Dorong Ekonomi
Menggaungkan "Standar Baru Efisiensi Cerdas", Yadea terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi kendaraan listrik melalui produk-produk unggulan terbaru mereka seperti Yadea OSTA, Yadea VELAX U, hingga model terbarunya Yadea GS70.
Salah satu keunggulan utama kendaraan listrik Yadea adalah efisiensi biaya penggunaan. Dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin, biaya pengisian daya motor listrik dapat memberikan penghematan hingga sekitar 90 persen, tergantung pola penggunaan dan tarif listrik yang berlaku.
“Dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah, pengguna dapat menikmati mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh secara lebih ekonomis,” ujar Andy Luo, VP & GM Sales and Marketing Yadea Indonesia.
Keunggulan tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk teori, tetapi telah dibuktikan melalui pengujian langsung.
Dalam tantangan 150+ KM Challenge, Yadea OSTA dan Yadea VELAX U berhasil menyelesaikan perjalanan dari Bandung menuju Bogor hanya dengan satu kali pengisian daya penuh tanpa pengisian ulang selama perjalanan.
Yadea OSTA berhasil menempuh jarak 153 kilometer dengan sisa daya baterai 13 persen, sementara Yadea VELAX U mencatat jarak tempuh 156 kilometer dengan sisa daya baterai 23 persen.
Pengujian ini dilakukan melalui berbagai kondisi jalan nyata, mulai dari kawasan perkotaan, jalur perbukitan, tanjakan dan turunan ekstrem di kawasan Puncak, hingga kondisi lalu lintas yang dinamis.
BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Integrasi Kawasan Aglomerasi
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa motor listrik tidak lagi terbatas untuk penggunaan dalam kota.
Dengan dukungan teknologi baterai dan sistem manajemen daya yang cerdas, kendaraan listrik Yadea mampu menjadi solusi perjalanan jarak menengah hingga jauh dengan tingkat keandalan yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: