Pemprov DKI Jadi Percontohan Nasional Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak
Pramono berharap program tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak.-Disway/Cahyono-
Pramono berharap program tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak.
“Kami siap menjadikan program ini sebagai role model pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak. Saya berharap program ini memberi manfaat bagi masyarakat Jakarta sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan perlindungan perempuan dan anak di tingkat nasional,” ucapnya.
BACA JUGA:Lemhannas Tutup Pendidikan P3N XXVII, Brigjen Pol Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengatakan DKI Jakarta dipilih sebagai daerah percontohan karena dinilai memiliki kesiapan fasilitas dan kapasitas kelembagaan yang memadai.
“Sebagai ibu kota dan pusat aktivitas nasional, Jakarta memiliki dinamika sosial yang tinggi serta tantangan perlindungan yang merepresentasikan kompleksitas permasalahan nasional. Selain itu, Jakarta memiliki layanan kesehatan, layanan hukum, dan layanan psikososial yang relatif lengkap,” katanya.
Sebagai informasi, Jakarta memiliki sejumlah kanal pengaduan gratis dan kolaboratif terkait perlindungan perempuan dan anak, di antaranya Hotline 24 Jam PPPA, Call Center 112, 44 Pos SAPA di RPTRA, serta situs PUSPA.
Layanan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dari berbagai bentuk kekerasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: