Dua Jemaah Haji Kehilangan Paspor, PPIH dan KJRI Gerak Cepat Terbitkan SPLP
Jemaah haji Siti Khodijah tiba di tanah air -MCH-
JEDDAH, DISWAY.ID-- Masalah kehilangan paspor sempat mengganggu proses keberangkatan dua jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Kedua kasus tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.
Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengonfirmasi adanya dua laporan kehilangan paspor pada Rabu (3/6/2026).
BACA JUGA:Wamenhaj Saudi Sambangi Kemenhaj RI Daker Makkah, Tawarkan Tanazul hingga 50 Persen
“Ada dua jemaah haji yang kehilangan paspor,” ujar Abdul Basir.
Jemaah pertama bernama Abas Suganda (kloter KJT 04 rombongan 7). Jemaah kedua adalah Siti Khodijah binti Sarjono (kloter JKG 4, maskapai Saudia Airlines SV 5194).
Kehilangan paspor sempat menyebabkan Siti Khodijah mengalami pembatalan keberangkatan pada jadwal semula.
PPIH Bandara langsung berkoordinasi dengan Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah untuk mempercepat penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).
“Abas Suganda tetap dapat terbang dengan kloternya. Sementara Siti Khodijah dimutasi ke kloter KJT-5 dan terbang hari ini juga,” ungkap Kadaker Bandara.
Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah, Okky Aditya Yaqsa, menyatakan pihaknya memberikan prioritas tinggi terhadap kasus darurat seperti ini.
BACA JUGA:Kemenhaj Imbau Jemaah Jaga Paspor dan Patuhi Aturan Bagasi Jelang Kepulangan
“KJRI berkomitmen menyelesaikan proses SPLP secepat mungkin demi pelayanan terbaik kepada jemaah haji. KJRI juga mendukung penuh PPIH Arab Saudi,” tegas Okky.
Kadaker Bandara menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat tim KJRI Jeddah.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja cepat tim KJRI Jeddah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: