Amerika – Iran Kembali Saling Serang, Kuwait dan Bahrain Jadi Sasaran Rudal

Sabtu 06-06-2026,10:24 WIB
Reporter: Reza Permana |
Amerika – Iran Kembali Saling Serang, Kuwait dan Bahrain Jadi Sasaran Rudal

Amerika – Iran kembali saling serang pada Sabtu 6 Juni pagi yang membuat negara kawasan khususnya Kuwait dan Bahrain menjadi sasaran rudal.-dok disway-

"Iran menembakkan tujuh rudal balistik ke arah Kuwait dan Bahrain, enam di antaranya dicegat dan yang ketujuh tidak mencapai targetnya," terang Centcom dilansir dari theguardian.com.

"Saat ini tidak ada laporan tentang kerugian terhadap personel Amerika, dan klaim Iran tentang kerusakan markas besar armada ke-5 Amaerika di Bahrain adalah salah," tambahnya.

Sebelumnya pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan situasi dengan Iran tampaknya berjalan cukup baik.

BACA JUGA:Turki Bongkar Alasan Licik Netanyahu Ingin Gagalkan Perdamaian Iran Amerika

"Kita akan keluar dari Iran dengan sangat cepat dan akan sangat kuat dengan satu atau lain cara, apakah itu selembar kertas atau cara yang sangat keras," kata Trump dalam sebuah acara dengan para petani di Wisconsin.

Saat ini Trump sendiri berada di bawah tekanan untuk menemukan jalan keluar dari perang, yang telah mengejutkan pasar dan terbukti tidak populer di dalam negeri menjelang pemilihan paruh waktu.

Negosiator Amerika dan Iran telah berminggu-minggu berupaya memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai putaran pembicaraan baru tentang program nuklir Iran.

Namun, kedua pihak terus menyerukan perubahan dalam kesepakatan tersebut, dan tampaknya tidak ada pihak yang siap untuk berkompromi.

Ketika ditanya pada hari Jumat mengapa prosesnya begitu lama, Trump mengatakan kepada NBC bahwa itu karena ‘ini adalah hal yang sangat sulit’ bagi Iran, dengan alasan ‘kemandirian mereka yang besar’.

"Ada hal-hal yang tidak pernah mereka duga akan mereka lakukan, dan mereka harus melakukannya. Mereka tidak punya pilihan, dan itu membutuhkan waktu," katanya dalam wawancara tersebut.

BACA JUGA:Amerika – Iran Gagal Capai Kesepakatan, JD Vance: Pintu Damai Masih Terbuka

Dalam komentar lain pada hari Jumat, Trump mengatakan Iran masih memiliki lebih dari 20 persen rudal yang tersisa, angka persediaan yang lebih tinggi dari 18 persen yang diberikan Trump bulan lalu.

Ia sering mengklaim telah sepenuhnya menghancurkan kemampuan Iran untuk berperang.

“Mereka masih memiliki kapasitas. Mereka memiliki beberapa rudal, mereka memiliki beberapa drone. Saya akan mengatakan, secara persentase, mungkin 21, 22 persen dari rudal mereka,” kata Trump kepada NBC News dalam sebuah wawancara.

Pemerintahannya juga memuji gencatan senjata terbaru yang disepakati minggu ini oleh pemerintah Lebanon dan Israel setelah pembicaraan yang dimediasi Amerika di Washington.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: