Ketahui Info Bantuan Dana Riset bagi Ma'had Aly, Pendaftaran sampai 24 Juni 2026

Senin 08-06-2026,02:01 WIB
Ketahui Info Bantuan Dana Riset bagi Ma'had Aly, Pendaftaran sampai 24 Juni 2026

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said. --Moh. Purwadi

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan program Bantuan Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Tahun 2026 bagi Ma’had Aly.

Bantuan ini disosialisasikan Direktorat Pesantren bersama Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) kepada  para Mudir, Naib Mudir, dan pengelola LPPM dari berbagai Ma’had Aly di Indonesia. 

Direktur Pesantren, Basnang Said, menegaskan bahwa Ma’had Aly memiliki posisi yang setara dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian.

BACA JUGA:4 Fakta Rifaldy Fajar dalam Riset Palsu, Catut UMB di 51 Abstrak dan Pasang Badan Terima Konsekuensi

“Ma’had Aly setara dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Karena itu, penguatan penelitian perlu dilakukan melalui penyusunan pedoman, penguatan metode penulisan riset, serta dukungan bantuan penelitian. Penelitian yang dilakukan harus mampu menjawab tantangan dan dinamika sosial masyarakat pada skala nasional,” tegasnya di Jakarta, Minggu 7 Juni 2026.

Basnang berharap Ma'had Aly dapat mengoptimalkan peluang bantuan riset ini.

Hasil penelitian Ma’had Aly diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan keilmuan pesantren.

“Dengan berkembangnya tradisi penelitian di Ma’had Aly, diharapkan lahir berbagai karya ilmiah yang dapat menjadi salah satu pijakan munculnya Guru Besar yang berasal dari lingkungan Ma’had Aly,” tambahnya. 

BACA JUGA:Media Singapura Soroti Prihantini di Riset Palsu, Singgung Mirip Karakter Kartun Usai Ganti Identitas

Kepala Puapenma Ruchman Basori menjelaskan bahwa riset yang didanai melalui Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit harus memiliki nilai strategis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Prinsip penelitian yang dilakukan Ma’had Aly adalah penelitian yang strategis, berdampak bagi masyarakat, mendukung program prioritas nasional, berkolaborasi dengan lembaga lain dalam penguatan infrastruktur riset, menghasilkan luaran yang jelas, serta memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly, Mahrus menekankan pentingnya membangun jejaring kerja sama yang lebih luas untuk memperkuat ekosistem penelitian di Ma’had Aly.

“Ma’had Aly harus berkolaborasi dengan lembaga atau perguruan tinggi skala nasional maupun internasional untuk pengembangan infrastruktur penelitian dan riset di Ma’had Aly. Namun demikian, pengembangan tersebut harus tetap berbasis turats sebagai pembeda dan kekhasan Ma’had Aly,” ujarnya.

BACA JUGA:UNY Benarkan 4 Pelaku Riset Palsu di Forum Internasional Adalah Alumninya, Kemdiktisaintek Tempuh Jalur Hukum

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait