KAI Jadi Tolok Ukur Baru Pelayanan Publik Modern di Indonesia
Berbagai inovasi yang dihadirkan, mulai dari digitalisasi layanan, peningkatan kenyamanan perjalanan, hingga perbaikan fasilitas stasiun, menjadikan layanan KAI semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan modern.-Istimewa-
Menurut Djoko, sejumlah fasilitas publik di Indonesia bahkan dapat dikelola dengan lebih baik dibandingkan beberapa negara yang sebelumnya menjadi tujuan pembelajaran.
Salah satu contoh yang mencerminkan keunggulan layanan KAI adalah penyediaan fasilitas musala di berbagai stasiun.
Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kebutuhan akan ruang ibadah menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan masyarakat.
KAI menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan musala yang bersih, memiliki kapasitas memadai, dan mudah diakses pelanggan.
“Fasilitas seperti ini tidak banyak ditemukan di negara lain. Bahkan, stasiun perkotaan yang dilengkapi fasilitas musala dengan standar layanan yang baik kemungkinan hanya dapat ditemukan di Indonesia.
“Kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan bahwa layanan KAI tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga mampu memahami kebutuhan sosial dan budaya masyarakat yang dilayaninya,” kata dia.
Keberhasilan layanan KAI juga tercermin dari semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel.
Berbagai inovasi yang dihadirkan, mulai dari digitalisasi layanan, peningkatan kenyamanan perjalanan, hingga perbaikan fasilitas stasiun, menjadikan layanan KAI semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan modern.
BACA JUGA:Geger Lansia Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi di PIK, Polisi Buru Pelaku
Terlebih, KAI juga menghadirkan fitur Female Seat Map sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan pada aplikasi Access by KAI demi memberikan ruang perjalanan yang aman dan nyaman dalam layanan kereta api antar kota bagi penumpang perempuan.
Lewat layanan digital ini, pelanggan perempuan dapat memilih tempat duduk yang bersebelahan dengan sesama perempuan melalui integrasi data NIK yang mendeteksi gender secara otomatis.
Berbagai upaya tersebut pun otomatis memperkuat posisi KAI sebagai salah satu wajah transportasi publik Indonesia yang berdaya saing.
Saat ini, Djoko melihat layanan transportasi publik di Jakarta telah berkembang menjadi benchmark bagi pemerintah daerah dan operator transportasi di berbagai wilayah Indonesia.
Pengelolaan sistem metro di ibu kota dinilai telah menunjukkan praktik yang baik sehingga tidak selalu perlu mencari referensi ke luar negeri untuk menemukan contoh terbaik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: