Di Nankai University, Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia

Minggu 21-06-2026,13:55 WIB
Reporter: Fajar Ilman |
Di Nankai University, Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan kekuatan ekonomi Indonesia di Nankai University-China, yang tangguh di saat hantaman krisis-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi prima. 

Menurutnya, hal itu ditopang oleh pengelolaan fiskal yang sangat sehat, prudent, dengan defisit anggaran yang konsisten berada di bawah amanat undang-undang sebesar 3 persen.

BACA JUGA:Fuad Bawazier: Isu Ganti Menkeu Purbaya Bagian dari Cipta Kondisi

Hal itu disampaikan dalam pidato ilmiah dalam kuliah umum di hadapan civitas akademika Nankai University, Tianjin, Tiongkok.

Dalam pidato didepan ratusan mahasiswa, Menkeu berharap dialog akademik ini mampu mempererat pertukaran gagasan serta memperkokoh hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

"Kehormatan besar bagi saya untuk berada di Nankai University. Hari ini, dengan sukacita saya membagikan perspektif Indonesia mengenai kebijakan ekonomi, manajemen fiskal, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan. Saya berharap dialog ini memperkuat pertukaran akademik, memperdalam pemahaman bersama, dan semakin meningkatkan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok," paparnya, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.

Purbaya  menjelaskan, di tengah situasi pasar global yang mulai stabil dan meredanya indikator volatilitas dan membaiknya sentimen risiko, perekonomian domestik Indonesia justru tampil menonjol.

BACA JUGA:Erick Thohir Sebut Skuad Timnas Indonesia Perlu Keseimbangan, John Hermand Kasih Lampu Hijau

Hal ini dibuktikan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I-2026 yang menembus angka 5,61 persen  secara tahunan (year-on-year).

Angka ini menempatkan performa Indonesia di atas rata-rata pertumbuhan negara-negara G20 dan kawasan ASEAN. Kinerja impresif ini didukung oleh stabilitas harga yang sangat terjaga di dalam negeri.

Per Mei 2026,lanjut Purbaya, tingkat inflasi tercatat berada di level yang sangat terkendali, yaitu 3,08 persen.

Kombinasi pertumbuhan yang kuat dan inflasi yang terkendali, semakin mempertebal kepercayaan pasar global terhadap kredibilitas manajemen makroekonomi Indonesia.

"Indonesia terus tampil menonjol dengan pertumbuhan PDB Kuartal I-2026 sebesar 5,61% yoy, mengungguli banyak negara ekonomi G20 dan ASEAN. Di saat yang sama, kami mempertahankan stabilitas harga dengan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen," jelasnya.

Menurutnya, perkembangan ini membuktikan bahwa Indonesia memasuki periode ini dengan pertumbuhan yang kuat, inflasi terkendali, dan ketahanan kebijakan yang kredibel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: