Prabowo Klaim Tahu Dalang Demo: Ada Peserta Aksi Dibayar Rp200 Ribu

Rabu 24-06-2026,13:19 WIB
Prabowo Klaim Tahu Dalang Demo: Ada Peserta Aksi Dibayar Rp200 Ribu

Presiden Prabowo Subianto menyebutkan alasan gaji guru belum naik karena uangnya belum ada-Tangkapan Layar YouTube-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim mengetahui pihak-pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi yang belakangan terjadi di Indonesia

Dalam pidatonya pada acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026, Prabowo menyebut ada peserta aksi yang mengikuti demonstrasi bukan karena memahami isu yang diperjuangkan, melainkan karena mendapatkan bayaran.

Menurutnya, sebagian peserta aksi bahkan tidak memahami isu yang mereka suarakan karena hanya ikut atas dasar bayaran.

BACA JUGA:2 Peserta SPPI Calon Pengelola Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Ini Penjelasan Kemhan

"Saudara-saudara sekalian... hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu. Tapi nggak apa-apa, yang pada mau demo. ditanya anak-anak demo nggak ngerti. Mau demo apa ya. hmm... kami dibayar Rp200.000 gitu ya. Tapi ada. Saya nggak mengerti," kata Prabowo di acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Prabowo juga mengkritik pihak-pihak yang menurutnya hidup mewah dengan memanfaatkan uang rakyat.

Eks Menteri Pertahanan ini mengakui pihak-pihak tersebut tak menyukai dirinya.

"Sok-sok kaya, sok banyak duit, padahal duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gue kenal itu semua itu saudara-saudara. Mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," ujarnya.

BACA JUGA:Implementasi ESG Pegadaian, Warga Pondok Aren Nikmati Pengobatan Gratis dan Bantuan Pangan

Prabowo mengatakan, kritik tetap diperlukan. Namun, sebaiknya disampaikan secara konstruktif.

"Kalau ada yang kurang, temannya kurang, tim kita mainnya kurang bagus, ya tetap di suporter. Nanti begitu selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin, temen sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya tuh kita tidak bangga dengan apa yang dihasilkan bangsa sendiri," pungkasnya.

 Prabowo Subianto saat ini menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo.

Forum tersebut menjadi ajang pertemuan nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti berbagai isu pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan pentingnya menjaga persatuan dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: