Bali Jadi Markas TC Timnas Selama 21 Hari, Ini Pertimbangan PSSI

Minggu 05-07-2026,14:55 WIB
Reporter: Dimas Rafi |
Bali Jadi Markas TC Timnas Selama 21 Hari, Ini Pertimbangan PSSI

Menurut Sumardji, Pulau Dewata dinilai memiliki fasilitas olahraga yang lengkap serta kondisi cuaca yang ideal untuk menunjang program latihan berlangsung.-Disway/Dimas Rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua Umum Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengungkapkan alasan dibalik pemilihan Bali menjadi tempat berlangsungnya Training Camp (TC) Timnas Indonesia.

Persiapan tersebut dilakukan pelatih skuad Garuda, John Herdman untuk mempersiapkan sejumlah pemain dengan menggelar TC selama 21 hari di mulai dari 5 sampai 25 Juli 2026.

BACA JUGA:PPATK - KPK Perkuat Koordinasi Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Suap Impor di Bea Cukai

Nantinya, mantan pelatih Timnas Kanada tersebut dikabarkan membawa sebanyak 50 pemain untuk mengikuti seleksi di Bali.

Dari jumlah tersebut, akan diperketat lagi menjadi 26 pemain yang bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026.

Menurut Sumardji, Pulau Dewata dinilai memiliki fasilitas olahraga yang lengkap serta kondisi cuaca yang ideal untuk menunjang program latihan berlangsung.

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Plafon Rp100 Juta Cicilan Ringan 1-5 Tahun, Syarat dan Cara Pengajuan untuk UMKM

"Di Bali kebetulan fasilitasnya cukup lengkap. Ya, dan cuacanya sangat mendukung. Jadi saya kira pemilihan TC di Bali cukup tepat dan memang itu yang menjadi tujuan kami supaya anak-anak lebih fokus. Kembali lagi bahwa ini berkaitan dengan soal fasilitas," ungkap Sumardji.

Selain itu, keputusan menjadikan Bali sebagai markas pemusatan latihan juga bukan hal baru bagi PSSI.

Sebelumnya, Timnas Indonesia pernah menjalani persiapan di Pulau Dewata menjelang Piala ASEAN 2024 dengan hasil yang dinilai cukup positif.

BACA JUGA:Stasiun JIS Sedot 4.203 Penumpang Dalam Sepekan, Jadi Magnet Warga Berolahraga di Stadion

Sementara itu, penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai Bali memiliki infrastruktur olahraga yang sangat mendukung kebutuhan pemain selama menjalani latihan.

Menurut Cahya, keberadaan beberapa lapangan berkualitas serta fasilitas kebugaran di lokasi latihan menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan efektivitas persiapan tim.

"Karena Bali punya beberapa fasilitas yang bagus terus dari lapangan juga punya beberapa. Disana juga ada tempat gym, mungkin setelah latihan bisa langsung gym, atau sebelum latihan ke lapangan, kami bisa gym dulu, gitu kan. Jadi menurut saya keputusan yang tepat ketika kita latihan di Bali," jelas Cahya Supriadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait