Transaksi Digital Terbukti Lebih Aman daripada Uang Tunai di Luar Negeri, Ini Alasannya

Jumat 10-07-2026,07:26 WIB
Transaksi Digital Terbukti Lebih Aman daripada Uang Tunai di Luar Negeri, Ini Alasannya

Danamon Journalist Class 2026 membahas seputar transaksi digital dan valas--Istimewa

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain memilih layanan dengan selisih kurs (spread) yang kompetitif, memastikan tidak ada biaya tersembunyi, mengecek kemudahan transaksi melalui aplikasi digital, memperhatikan fitur kartu debit untuk transaksi lintas negara, serta memanfaatkan promo yang tersedia bila sesuai kebutuhan.

Menurut Steven, rekening valas kini tidak lagi hanya dibutuhkan oleh pelaku bisnis.

Produk tersebut juga relevan bagi masyarakat yang rutin bepergian ke luar negeri, mahasiswa yang menempuh pendidikan internasional, pekerja yang menerima gaji dalam mata uang asing, hingga pelaku UMKM yang melayani transaksi ekspor dan impor.

Ia juga meluruskan sejumlah anggapan yang masih berkembang di masyarakat, seperti anggapan bahwa tabungan valas hanya untuk investasi atau membutuhkan setoran awal yang besar.

BACA JUGA:Shopping Race Tahap 3, BNI Gelar di 13 Kota, Genjot Literasi dan Transaksi Digital

"Valas bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga alat transaksi untuk berbagai kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan aktivitas internasional. Kini pembukaan rekening valas juga semakin mudah melalui layanan digital dengan setoran awal yang lebih terjangkau," tutur Steven.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri, pemahaman mengenai cara mengelola transaksi valas secara aman dan efisien dinilai menjadi semakin penting agar masyarakat tidak hanya memperoleh kurs yang kompetitif, tetapi juga dapat menekan biaya transaksi secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait