Melbourne Symphony Orchestra Gandeng Vishnu Satyagraha Lewat Konser Two Nations in Harmony di Jakarta
Kedubes Australia di Indonesia gelar pertunjukan musik orkerstra bertajuk Two Nations in Harmony: An Australia–Indonesia Concert Ensemble pada Kamis, 10 Juli 2026.-Syifa Lulu/Disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kedutaan Besar Australia di Indonesia gelar pertunjukan musik orkerstra bertajuk Two Nations in Harmony: An Australia–Indonesia Concert Ensemble.
Pertunjukan musik tersebut mempertemukan Melbourne Symphony Orchestra (MSO) dengan komposer Indonesia Vishnu Satyagraha di Jakarta, 9 Juli 2026.
Two Nations in Harmony memadukan musik klasik Barat dengan tradisi Indonesia seperti Yarra Code dan Aluna Digdaya, yang terinspirasi oleh komunitas di Australia dan Indonesia.
Konser ini juga menjadi perayaan satu dekade MSO membangun kemitraan kuat di Indonesia melalui kolaborasi seni dan budaya.
BACA JUGA:Cek Harga Tiket dan Jadwal Konser Symphonic Saga, Hadirkan Soundtrack Game Anime Lewat Orkestra
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath mengatakan pihaknya bangga dapat kembali menyambut MSO ke Indonesia untuk tampil bersama komposer Vishnu Satyagraha, yang juga merupakan alumnus University of Melbourne.
"Kami sangat gembira menyambut kembali Melbourne Symphony Orchestra untuk konser yang sangat spesial malam ini. Kolaborasi ini menegaskan kemitraan Australia dan Indonesia dalam mendukung serta mengembangkan industri kreatif," ujar Gita.
Melbourne Symphony Orchestra telah menjalin kemitraan dengan Indonesia selama lebih dari 10 tahun melalui berbagai program pengembangan musisi dan pertukaran budaya.
Komposer Indonesia Vishnu Satyagraha mengatakan menjadi kehormatan baginya dapat kembali bekerja sama dengan Melbourne Symphony Orchestra, yang disebutnya sebagai salah satu orkestra terbaik dunia.
Ia mengapresiasi Kedutaan Besar Australia yang terus membuka ruang kolaborasi bagi musisi dari kedua negara.
BACA JUGA:Dira Sugandi Rilis Ulang Lagu ‘Satu Cinta’ Milik Ruth Sahanaya, Candra: Orkestrasi Oke Banget!
"Melalui musik, kita dapat menghormati berbagai perbedaan budaya dan menyatukannya menjadi satu ekspresi keindahan," kata Wisnu.
Salah satu daya tarik dalam konser orkestra ini adalah perpaduan violin dengan gejog lesung, alat musik tradisional Indonesia.
Gejog lesung sendiri merupakan kesenian yang memadukan ritme dari lesung (penumbuk padi) yang dipukul dengan alun atau antan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: