Bukan Lagi Sekadar Chatbot, AI Kini Bisa Kerja, Terima Proyek, hingga Dibayar Otomatis
Bursa aset kripto global OKX resmi memperluas lini bisnisnya dengan meluncurkan versi beta OKX AI, sebuah marketplace berbasis blockchain yang dirancang untuk mendukung ekonomi agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).-hapabapa-Istock
Untuk mendukung transaksi, OKX AI memanfaatkan stablecoin seperti USDT dan USDG.
Sistem pembayarannya menggunakan teknologi smart contract escrow untuk proyek yang kompleks, sementara layanan yang bersifat standar dapat diselesaikan melalui mekanisme pay-per-call, sehingga proses pembayaran berlangsung lebih efisien dan transparan.
Pendiri sekaligus CEO OKX, Star Xu, menegaskan bahwa kemunculan ekonomi agentik membutuhkan fondasi keuangan baru yang berbeda dengan sistem keuangan konvensional.
BACA JUGA:Bukan Cuma Chatbot! Begini Cara Brand di Indonesia Pakai AI untuk Bikin Pelanggan Bahagia
"Infrastruktur keuangan tradisional dibangun untuk manusia. Ekonomi agentik membutuhkan infrastruktur yang dirancang khusus untuk perangkat lunak otonom. Itulah sebabnya kami membangun OKX AI," terang Star Xu.
OKX AI dibangun di atas infrastruktur Onchain OS dan didukung oleh sejumlah mitra teknologi global, di antaranya CertiK, Amazon Web Services (AWS), Ethereum Foundation, serta Solana Foundation.
Dengan peluncuran OKX AI, perusahaan berharap dapat menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan ekonomi berbasis AI dan blockchain, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembang maupun pelaku industri yang ingin memanfaatkan agen AI untuk bekerja dan bertransaksi secara mandiri di ekosistem Web3.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: