On Progress! Ribuan Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Punya Hunian Tetap

Selasa 14-07-2026,23:29 WIB
On Progress! Ribuan Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Segera Punya Hunian Tetap

rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Selasa, 14 Juli 2026.--Candra Pratama

JAKARTA, DISWAY.ID - Kabar baik datang bagi ribuan korban bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Pemerintah memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) terus berjalan sesuai rencana.

Bahkan, progres pembangunan dinilai menggembirakan setelah berbagai tahapan penting, mulai dari koordinasi lintas kementerian hingga penyediaan lahan, berhasil menunjukkan perkembangan yang positif.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana terus berjalan sesuai rencana. 

Progres pembangunan itu dipaparkan usai melakukan rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Selasa, 14 Juli 2026.

BACA JUGA:Prabowo: Pemimpin yang Suka Bohong adalah Bencana bagi Rakyat

Mendagri Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera mengaku optimistis setelah melihat paparan Kementerian PKP mengenai perkembangan proyek tersebut.

"Dan saya tadi mendapat paparan dari Kementerian PKP jujur saya lega sebagai kasatgas karena melihat timelinenya dan rencana kegiatannya on progress, bagus. Bahkan sudah banyak koordinasi-koordinasi termasuk tanah sudah diperoleh," kata Tito, Selasa.

Menurut Tito, pembangunan hunian tetap dilakukan oleh dua instansi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menangani pembangunan rumah secara in situ.

BACA JUGA:United Tractors Anak Usaha Astra Gandeng BNPB Latih Desa Binaan Hadapi Ancaman Bencana

Yakni di atas lahan milik warga, sedangkan Kementerian PKP membangun rumah bagi warga yang direlokasi ke kawasan permukiman baru.

"Hunian tetap ini dilakukan oleh dua instansi yaitu BNPB untuk rumah yang in situ, artinya di tanahnya sendiri. Sedangkan yang direlokasi dalam kompleks itu dibangunkan oleh PKP," ujarnya.

Ia bilang, pembangunan ribuan hunian tetap bukan pekerjaan mudah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait