Pemerintah Gandeng Danantara Re-Design Eks Hotel Sultan, Bakal Jadi Ikon Baru Indonesia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam rapat dengan Komisi XIII DPR-ist -
JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menggandeng Danantara untuk merancang ulang pengelolaan kawasan eks Hotel Sultan.
Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan aset negara sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor properti dan pariwisata.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan koordinasi dengan Danantara sudah dilakukan untuk penataan ulang area Hotel Sultan dan sekitarnya.
BACA JUGA:Harga Emas Antam 15 Juli 2026 Naik Rp20.000, Tembus Rp2.635.000 per Gram
“Berkenaan dengan pengelolaannya, kami telah dan sedang berkoordinasi dengan Danantara untuk merancang ulang pengelolaan area Hotel Sultan dan sekitarnya agar dapat dioptimalkan peruntukannya, sehingga diharapkan dapat menambah pemasukan kepada negara,” ujar Prasetyo dalam rapat dengan Komisi XIII DPR RI, Rabu (15/7/2026).
Selain Hotel Sultan, pemerintah juga menyiapkan pengelolaan aset lain di kawasan tersebut, termasuk hall atau convention center di belakang Hotel Century.
Prasetyo menjelaskan proses sengketa Hotel Sultan telah berlangsung sejak 2018.
Seluruh tahapan hukum telah memastikan aset tersebut milik negara, dan kerja sama dengan pihak ketiga berakhir pada 18 Juni 2026.
BACA JUGA:BSI Scholarship Pelajar 2026 Dibuka, Siapkan 1.500 Kuota untuk Siswa Menuju PTN Impian
“Pada tanggal 18 Juni 2026 yang lalu, hari Kamis, kita telah berhasil melakukan pengambilalihan kembali aset Hotel Sultan. Masalah ini sudah berjalan hampir kurang lebih delapan tahun,” katanya.
CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya menyatakan bahwa eks Hotel Sultan akan dirobohkan dan dikembangkan menjadi ikon baru Indonesia melalui penataan ulang secara menyeluruh.
Pengembangan ini mencakup kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan sekitarnya, dengan luas mencapai sekitar 200 hektare, termasuk lapangan golf.
“Rencananya itu akan dijadikan ikon baru di Indonesia. Nanti akan diubah secara komprehensif, tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang,” ujar Rosan.
BACA JUGA:Pramono Bakal Kembangkan Rute LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh, Sudah Kantongi Izin Kemenhub
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: