SNT Hadir Kejar Ketimpangan Pendidikan, 500 Sekolah Dibangun hingga 2029
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memaparkan program kementerian -Doddy-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) untuk mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota, dengan 17 sekolah mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membangun 500 SNT secara bertahap hingga 2029.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini 3 Poin Penting SE Nomor 18 Tahun 2026
“Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per 30 Juni 2025 dan Rapor Pendidikan 2025, baru 263 dari 7.288 kecamatan atau sekitar 4 persen yang memiliki SMP dan SMA dengan capaian baik, yakni akreditasi A serta nilai literasi dan numerasi di atas 75,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Senin (20/7/2026).
SNT mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan berkelanjutan.
Selain infrastruktur, integrasi mencakup pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta, hingga sistem penjaminan mutu.
Program ini bertumpu pada tiga transformasi utama: infrastruktur, sumber daya manusia, serta karakter dan pembelajaran.
Kurikulum nasional diterapkan dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics and Sport) yang diperkaya bahasa asing, teknologi digital, wawasan global, serta kearifan lokal.
Abdul Mu’ti menegaskan SNT bukan sekolah eksklusif. Sekolah ini akan menjadi pusat pembelajaran bagi sekolah sekitar melalui berbagi fasilitas, pengimbasan praktik baik, dan pendampingan guru.
BACA JUGA:Sumardji Bocorkan Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Wajib Juara!
Pada tahap awal, 17 SNT akan beroperasi di Kabupaten Bogor, Cianjur, Gowa, Bone Bolango, Kota Tidore Kepulauan, Ibu Kota Nusantara, Banyumas, Jepara, Kota Subulussalam, Tarakan, Donggala, Bolaang Mongondow, Minahasa Utara, Kupang, Buton Tengah, Tebo, dan Tanjung Jabung Timur.
Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SNT dibuka pada 21–24 Juli 2026. Pengumuman hasil pada 3 Agustus 2026, sementara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai 10 Agustus 2026.
Masyarakat diminta mengakses informasi resmi hanya melalui kanal Kemendikdasmen dan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: