Normalisasi Kali Ciliwung Berlanjut, Banjir Diharapkan Berkurang 40 Persen
Setelah sempat tersendat selama beberapa tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali melanjutkan proyek normalisasi Kali Ciliwung-disway.id/Cahyono-
Menanggapi rencana Pemprov DKI Jakarta, Ketua RT15 RW03 Kelurahan Cawang, Eka, menyebut saat ini tersisa sekitar 40 rumah yang masih dalam proses pembebasan.
Menurutnya, mayoritas warga telah menyepakati besaran ganti untung yang diberikan pemerintah.
"Rumah saya juga kena. Beda-beda per meternya. Ya, kami sepakat daripada nggak dapat apa-apa," ujar Eka saat ditemui di lokasi.
Sebagian warga memilih tinggal sementara di rumah kerabat sambil menunggu hunian baru.
Menariknya, mayoritas warga tidak memilih relokasi ke rumah susun, melainkan mencari rumah tapak yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan keluarga.
BACA JUGA:Penjual Nasi Uduk Kena Imbas Dua Kelompok Warga Bentrok di Menteng, Begini Kronologinya!
Cerita lain datang dari Wati (55), warga RT15 yang rumahnya masih dalam tahap penaksiran harga.
Ia mengaku sudah ikhlas rumah yang telah ditempati selama puluhan tahun harus dibongkar.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Banjir yang rutin melanda menjadi faktor utama.
Wati mengungkapkan bahwa setiap lima tahun sekali, rumahnya bisa terendam hingga tiga meter akibat luapan Kali Ciliwung.
Kini, ia melihat normalisasi sebagai peluang untuk memulai kehidupan baru yang lebih aman.
"Pengennya bisa buat usaha sama kayak di sini biar ada pemasukan," kata Wati yang membuka warung kelontong di lantai satu rumahnya.
BACA JUGA:Peremajaan Gedung Sekolah di Jakarta Terhambat Akibat Pemangkasan DBH
Kisah seperti Wati menjadi gambaran bahwa normalisasi bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga tentang transformasi kehidupan masyarakat.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, menilai pendekatan humanis yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: