Exco PSSI Ungkap Hambatan Besar Regenerasi Sepak Bola Putri, Soal Anggaran

Kamis 30-07-2026,09:50 WIB
Reporter: Dimas Rafi |
Exco PSSI Ungkap Hambatan Besar Regenerasi Sepak Bola Putri, Soal Anggaran

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Sungkono Cahyani-Dimas Rafi -

JAKARTA, DISWAY.ID– Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Sungkono Cahyani, mengungkapkan bahwa faktor utama yang menghambat proses regenerasi sepak bola putri di Indonesia adalah keterbatasan anggaran.

Kondisi ini membuat federasi dan Asosiasi Provinsi (Asprov) kesulitan menyelenggarakan kompetisi rutin bagi pemain muda.

Menurut Vivin, antusiasme pesepak bola putri justru terus meningkat, terutama setelah prestasi Timnas Putri mulai membaik di kancah internasional. Namun, keterbatasan budget menjadi pembeda utama dibandingkan negara-negara lain.

BACA JUGA:Resmi! Srikandi Merdeka Cup 2026 Digelar di Kudus, Indonesia Turunkan Dua Tim Putri U-16

“Kalau bicara masalah kesulitan, kita semua tahu semuanya dari budget. Kalau keinginan kuat dari anak-anak ini untuk main sepak bola itu sudah ada,” ujar Vivin di Jakarta.

Dengan keterbatasan anggaran, Asprov kesulitan menggelar program kejuaraan wajib dari PSSI, mulai dari Piala Suratin di berbagai kelompok umur (U-13, U-15, U-17) hingga Liga 4. Jika ditambah kewajiban menyelenggarakan kompetisi putri, beban tersebut dinilai terlalu berat.

“Dari PSSI sudah sebegitu banyaknya program, ada Piala Suratin, ada Liga 4. Kemudian jika dibebankan lagi wajib menyelenggarakan kompetisi putri, Asosiasi Provinsinya tidak mampu,” kata Vivin.

Meski menghadapi kendala, Vivin menilai srikandi muda Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Salah satu bukti terbaru adalah keberhasilan Timnas Putri Indonesia meraih gelar juara Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Laos 5-0 di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Juli 2026.

BACA JUGA:BGN Siapkan Skema Khusus MBG di Daerah Rawan Konflik, Papua Jadi Prioritas Utama

“Kalau dari sisi prestasi, kita tidak kalah. Kita kemarin juara AFF. Karena konsistensi dan fokus, itu yang bisa membuktikan bahwa kita bisa berprestasi,” tegasnya.

Saat ini, pelatih Timnas Putri Indonesia U-16, Timo Scheunemann, tengah mempersiapkan anak asuhnya untuk tampil di Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026.

Turnamen internasional yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14–23 Agustus 2026 itu akan diikuti tujuh negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Vivin memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan pihak swasta, khususnya Yayasan Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui program Women’s Soccer Trilogy.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: