Punya Tinggi 2 Meter, Media Vietnam Sebut Mitchell Lee Baker Jadi Ancaman di Piala AFF 2026

Kamis 30-07-2026,10:49 WIB
Reporter: M. Ichsan |
Punya Tinggi 2 Meter, Media Vietnam Sebut Mitchell Lee Baker Jadi Ancaman di Piala AFF 2026

Berdasarkan penampilannya, Mitchell Lee Baker dianggap sebagai ancaman serangan paling berbahaya Indonesia menjelang laga melawan Vietnam pada 3 Agustus 2026 mendatang. -Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kehadiran Mitchell Lee Baker disebut sebagai ancaman paling tangguh Indonesia menjelang pertandingan melawan Vietnam di Piala AFF 2026.

Hal ini dilaporkan langsung oleh media asal Vietnam, Bongda24h, yang menyebut pemain keturunan Indonesia- Australia itu usai tampil impresif dengan mencetak hattrick pada laga Indonesia vs Kamboja di stasion Pakansari, Cibinong, Bogor beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:Gelagat John Herdman Mau Rotasi Pemain Lawan Timor Leste di Piala AFF 2026

“Striker Mitchell Lee Baker muncul sebagai ancaman paling tangguh Indonesia menjelang pertandingan melawan Vietnam di Piala ASEAN 2026,” tulis laporan Bongda24h, Kamis 30 Juli 2026.

Dalam laporannya, Mitchell Lee Baker menjadi pusat perhatian, mencetak 3 gol, termasuk 2 sundulan dan 1 penyelesaian jarak dekat. 

Penampilannya yang eksplosif dengan cepat menjadikan striker muda ini sebagai senjata paling ampuh bagi tim Indonesia dalam upaya mereka meraih tempat di semifinal.

“Bagi tim Vietnam, Baker menjanjikan tantangan yang signifikan. Postur tubuhnya yang superior, kemampuannya memenangkan duel udara, dan kekuatannya dalam duel fisik menjadikan striker kelahiran 2006 ini ancaman konstan bagi gawang lawan,” tulisnya lagi. 

BACA JUGA:Berkelas! John Herdman Ungkap Alasan Nonton dari Tribun di Laga Pembuka Piala AFF 2026

“Jika Indonesia terus memanfaatkan umpan silang dan bola mati, pertahanan Vietnam harus memberikan perhatian khusus pada striker yang tingginya hampir 2 meter ini.”

Profil Mitchell Lee Baker

Mitchell Lee Baker resmi menjadi warga negara Indonesia setelah mengucapkan sumpah jabatan pada 13 Juli 2026. 

Lahir di Melbourne, Australia, ibunya adalah warga negara Indonesia, sehingga ia memenuhi syarat untuk menyelesaikan proses naturalisasi dan mewakili tim nasional.

Perjalanan karier Baker cukup unik. Ia mulai bermain sepak bola pada usia 10 tahun di Hong Kong (China), kemudian kembali ke Australia untuk bermain untuk Northcote City dan Melbourne Victory. 

Pada usia 15 tahun, Baker pindah ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan Black Rock FC sebelum bermain untuk tim sepak bola Universitas Georgetown, tempat ia belajar dan bermain secara bersamaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait