Pramono Janji Hubungkan JPO Rasuna Said dengan Halte Transjakarta dan LRT

Selasa 04-08-2026,15:52 WIB
Reporter: Cahyono |
Pramono Janji Hubungkan JPO Rasuna Said dengan Halte Transjakarta dan LRT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan pers-Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan menghubungkan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dengan Halte Transjakarta dan Stasiun LRT di Jalan H.R. Rasuna Said di Jakarta Selatan.

Adapun JPO Rasuna Said saat ini hanya difungsikan sebagai fasilitas penyebrangan pejalan kaki belum terhubung dengan Halte Transjakarta.

Padahal JPO dan halte Transjakarta itu tepat berdempetan, namun aksesnya terhalang oleh  besi pembatas fasilitas penyebrangan tersebut.

BACA JUGA:Pramono Anung: Jakarta Aman, Mal Tak Perlu Pasang Pagar Besi Tinggi

Sehingga bagi masyarakat yang hendak ke Halte Transjakarta harus melalui JPO Integrasi Stasiun LRT Jabodebek.

Pramono meminta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menghubungkan JPO dengan Halte Transjakarta agar fasilitas publik di Jakarta dapat terkoneksi secara baik.

"JPO Rasuna Said segera akan dihubungkan supaya fasilitas itu terkoneksi dengan baik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Mas Pram itu mengaku baru mengetahui perihal tersebut.

Mantan Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) era Presiden Joko Widodo (Jokowi) itupun akan membawa persoalan tersebut ke dalam Rapat Paripurna (Rapur).

"Kami akan segera memutuskan untuk dihubungkan. Kebetulan besok kami akan ada rapat paripurna khusus untuk itu," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan JPO tersebut merupakan fasilitas lama milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

BACA JUGA:Pramono Siapkan Aturan Pajak Mobil Listrik, Kebijakan Baru Segera Dibahas

Sementara JPO integrasi di sebelahnya dibangun oleh pihak LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas perpindahan warga dari Stasiun LRT Jabodebek dan Halte TransJakarta.

"Sebelum halte Transjakarta dipindahkan ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT Jabodebek, JPO eksisting juga menjadi akses langsung menuju halte. Namun, setelah halte dipindahkan, akses menuju halte dilakukan melalui JPO integrasi yang dibangun oleh pihak LRT Jabodebek," kata Wenny kepada wartawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: