Pertamina Drilling Perkuat Ekspansi Regional, Perpanjang Kerja Sama dengan Timor GAP
Kolaborasi dengan Pertamina Drilling diharapkan dapat mempercepat penguatan kemampuan operasional dan teknis perusahaan migas nasional Timor-Leste tersebut. -Istimewa-
BALI, DISWAY.ID-- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat langkah ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara melalui penandatanganan amandemen nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan migas nasional Timor-Leste, Timor GAP – Timor Gas & Petróleo, E.P., di The Westin Nusa Dua, Bali, Kamis (6/8).
Penandatanganan tersebut menjadi kelanjutan kerja sama strategis kedua perusahaan untuk mendukung pengembangan industri pengeboran migas di Timor-Leste sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi Pertamina Drilling di tingkat regional.
BACA JUGA:Dompet Dhuafa Gerak Cepat, 81 Ton Logistik Disalurkan Untuk Penyintas Gempa NTT
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap kapabilitas Pertamina Drilling sebagai perusahaan jasa pengeboran nasional yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang drilling serta layanan energi.
"Perpanjangan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Pertamina Drilling dan Timor GAP. Kami tidak hanya menghadirkan layanan teknis, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan kapasitas industri migas di Timor-Leste. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjadi perusahaan jasa pengeboran dan energi berkelas dunia," ujar Avep.
BACA JUGA:UMN-Universitas Brawijaya Kolaborasi Kembangkan AI untuk Deteksi Kelainan Ginjal
Melalui amandemen MoU tersebut, kedua belah pihak sepakat memperpanjang masa kerja sama serta memperluas ruang lingkup kolaborasi pada bidang Onshore Drilling Rig Engineering, Design, and Technical Support.
Selain itu, kerja sama juga membuka peluang bagi Pertamina Drilling untuk memberikan layanan konsultasi teknis dalam proses pengadaan rig darat (onshore rig), penyediaan jasa operasi dan pemeliharaan (Operation & Maintenance/O&M), hingga penyediaan kru pengeboran bagi Timor GAP.
Tak hanya aspek bisnis, kolaborasi ini juga mencakup pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pertamina Drilling melalui Indonesia Drilling Training Center (IDTC) di Indramayu berpeluang memberikan pelatihan teknis kepada putra-putri Timor-Leste yang dipersiapkan untuk mendukung pengembangan industri migas di negaranya.
Saat ini Pertamina Drilling memiliki 53 unit rig darat milik sendiri dengan kapasitas 150 hingga 2.000 horsepower (HP), termasuk satu unit rig berkapasitas 150 HP yang didedikasikan sebagai fasilitas pelatihan di IDTC.
Sementara itu, Timor GAP tengah mempersiapkan pengembangan bisnis melalui rencana pengadaan rig darat.
Kolaborasi dengan Pertamina Drilling diharapkan dapat mempercepat penguatan kemampuan operasional dan teknis perusahaan migas nasional Timor-Leste tersebut.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Drilling terus mendorong pertumbuhan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga pada keselamatan, pengembangan kompetensi, inovasi, dan penguatan kapasitas industri energi di kawasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: