IHSG Balik ke Level 6.500, Sentimen dari AS Jadi Angin Segar Pasar Saham
IHSG dalam sesi perdagangan -Bianca -
JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat beberapa kali berfluktuasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali bergerak naik hingga menyentuh level 6.500 lebih, pada penutupan perdagangan Kamis 20 Agustus 2026 ini.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG mengakhiri sesi perdagangannya pada sore hari ini dengan menguat tipis sebanyak 107,46 poin, atau setara dengan 1,68 persen ke level 6.501,58.
Di sisi lain, hal serupa juga turut terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang terpantau kembali menguat di perdagangan Kamis ini.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 balik menguat sebanyak 11,27 poin, atau meningkat sebesar 1,80 persen ke level 638,74.
BACA JUGA:IHSG Sesi I Menguat 1,47% ke 6.487, LQ45 Ikut Naik 1,46%
IHSG Berpotensi Balik Menguat
Sebelumnya, data Stockbit yang dirilis pada Kamis 20 Agustus 2026 ini turut menilai bahwa IHSG sendiri juga memiliki potensi untuk kembali menguat menyusul pengumuman resmi dari Departemen Keuangan AS.
Dalam hal ini, Departemen Keuangan AS secara resmi telah mengumumkan akan meningkatkan nominal dukungan likuiditas untuk buyback obligasi pemerintah AS tenor panjang, yakni tenor 10–30 tahun.
Langkah ini diambil sehari setelah yield obligasi AS tenor 30 tahun menyentuh 5,34 persen, level tertinggi sejak 2007, di tengah kekhawatiran fiskal AS dan eskalasi konflik dengan Iran.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Menguat, Berikut Daftar Saham Rekomendasi Analis
Selain itu, nominal buyback ditingkatkan dari sebelumnya maksimum USD 2 miliar per operasi menjadi minimum USD 4 miliar per operasi.
Dalam menanggapi keputusan ini, Investment Analyst Lead Stockbit Edi Chandren menilai bahwa kebijakan tersebut dapat berpotensi untuk mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
BACA JUGA:IHSG Sesi I Menguat 1,25% ke 6.481 Meski Ada Demo di Bundaran HI, Analis Prediksi Lanjut Naik
Pasalnya, keputusan ini juga turut menjadi pendorong kenaikan harga emas, yang berpotensi diikuti harga komoditas logam lainnya.
"Kombinasi kenaikan harga emas, yang berpotensi diikuti harga komoditas logam lainnya, serta potensi penguatan nilai tukar rupiah dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini," tutur Chandren, pada Kamis 20 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: