Massa Terlibat Keributan di Pamulang, Kapolres Turun Tangan Redam Konflik

Sabtu 22-08-2026,22:50 WIB
Massa Terlibat Keributan di Pamulang, Kapolres Turun Tangan Redam Konflik

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi sekaligus mencegah perselisihan berkembang menjadi bentrokan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).--Rafi Adhi Pratama

TANGSEL, DISWAY.ID - Keributan melibatkan sejumlah massa terjadi di sekitar TKP Islam Pembangunan dan SD Islam Pembangunan, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu 22 Agustus 2026.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi sekaligus mencegah perselisihan berkembang menjadi bentrokan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo mengatakan dirinya hadir untuk meredam keributan pihak yang berselisih.

BACA JUGA:UIN Jakarta Ungkap Alasan Alih Kelola TKIP-SDIP Pamulang: Bukan Sekadar Soal Aset

"Jadi kami hadir langsung untuk meredam para pihak agar tidak menimbulkan keributan berlanjut dan menggangu Kamtibmas di wilayah ini," katanya kepada disway.id, Sabtu 22 Agustus 2026.

Diungkapkannya, akhirnya kedua pihak dimediasi untuk mencegah keributan berlanjut dan gangguan Kamtibmas.

"Alhamdulillah tadi para pihak kami mediasi, dimana agar mencegah massa agar tidak ada bentrokan dan menggangu masyarakat di sekitar lokasi," ungkapnya.

BACA JUGA:Polisi Beberkan Peran 3 Pelaku Ganjal ATM di Pamulang

"Terkait persoalan sengketa mereka sepakat untuk diselesaikan antar pihak," lanjutnya.

Massa akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing menggunakan kendaraan Polres Tangerang Selatan.

BACA JUGA:Modus Ganjal ATM di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pelaku Disergap!

"Para massa sudah kami pulangkan dengan kendaraan Polres Tangerang Selatan agar memastikan tidak adanya keributan kembali dan mereka selamat sampai rumah mereka masing-masing," jelasnya.

"Kondisi saat ini alhamdulilah sudah kondusif dan aman terkendali," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: