4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla di Kalimantan Barat
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi-ist-
JAKARTA, DISWAY.ID– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan sejauh ini sudah ada empat korporasi yang tengah diselidiki terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
“Ya, yang tadi dilaporkan ada empat korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan. Di Kalimantan Barat,” kata Pras kepada wartawan di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Pras mengatakan Presiden Prabowo meminta setiap dugaan tindak pidana yang menyebabkan kebakaran diproses sesuai ketentuan hukum.
BACA JUGA:Titik Panas Karhutla Turun 56 Persen, Kalbar dan Kalteng Paling Signifikan
Penindakan tersebut tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga korporasi apabila ditemukan bukti pelanggaran.
Menurut Prasetyo, pemerintah tidak hanya akan mengandalkan penindakan hukum untuk mencegah karhutla.
Pemerintah juga akan mencari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan lahan untuk bercocok tanam atau kegiatan ekonomi lainnya.
Hal itu menjadi perhatian karena terdapat sejumlah peraturan daerah yang masih memungkinkan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
Dalam konteks tertentu, cara tersebut juga sebagai bagian dari kearifan lokal.
Sebagai jalan keluar, pemerintah akan membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar. Salah satunya melalui penyediaan alat berat seperti ekskavator.
“Kalau perkaranya adalah masyarakat kita membutuhkan untuk membuka lahan, maka pemerintah akan hadir dalam bentuk yang lain dengan memberikan bantuan, misalnya ekskavator-ekskavator yang diperlukan untuk membuka lahan,” terangnya.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Optimis Karhutla di Kalimantan Segera Diatasi
Prasetyo menekankan bahwa Prabowo juga telah memutuskan adanya penguatan dan penambahan alat berat untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan.
“Tadi juga sudah diputuskan oleh Bapak Presiden. Nanti akan ada penguatan atau penambahan alat-alat berat untuk membantu masyarakat kalau ingin membuka lahan. Dengan harapan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: