Pramono Kaji Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai demi Tekan Subsidi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih mempertimbangkan besaran tarif layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai-disway.id/Cahyono-
“Dan saya meyakini di tahap-tahap awal kemarin kami sudah melakukan perhitungan, dari animo publik yang luar biasa, mudah-mudahan dalam sosialisasi dengan setiap tarif itu menjadi 8 perak rupiah, saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan yang baru, yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai,” tutur Pramono.
BACA JUGA:Visitasi Monev KIP, Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat
Setelah nanti diresemikan, Pramono Anung akan menerapkan tarif flat Rp5 ribu sampai dengan bulan Oktober 2026.
Setelah itu, barulah tarif resmi yang kini masih dikaji akan diberlakukan untuk LRT Jakarta rute layanan Kelapa Gading-Manggarai.
Menurut Pramono, peningkatan jumlah penumpang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional LRT.
Dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan layanan tersebut, diharapkan beban subsidi pemerintah dapat ditekan tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap transportasi publik.
Pemprov DKI pun akan terus mengevaluasi kebijakan tarif tersebut setelah melihat perkembangan jumlah pengguna dan respons masyarakat terhadap layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai.
BACA JUGA:Perluas Integrasi Transportasi, Layanan Transjakarta Siap Hadir di Kepulauan Seribu pada 2027
"Jadi itu sudah menjadi keputusan, kami akan segera melakukan sosialisasi terhadap itu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: