Signify Innovation Day 2026, Integrasi Smart Lighting dan Skema KPBU Wujudkan Smart City

Rabu 02-09-2026,16:07 WIB
Signify Innovation Day 2026, Integrasi Smart Lighting dan Skema KPBU Wujudkan Smart City

Signify Innovation Day 2026 soroti peran teknologi smart lighting dan bangunan cerdas untuk Net Zero 2060, serta skema KPBU sebagai solusi anggaran daerah.-Dok. Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Transformasi infrastruktur pintar dan kelayakan huni kota menjadi fokus utama dalam ajang Signify Innovation Day 2026 dengan tajuk "Light the Futur" pada Rabu, 2 September 2026.

Dalam acara ini Signify Indonesia, selaku produsen Philips, menyoroti pentingnya teknologi smart lighting terintegrasi dan bangunan cerdas (future ready buildings) guna menekan emisi karbon untuk mencapai target Net Zero Emission 2060.

"Teknologi ini memungkinkan lampu jalan tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai titik kumpul data untuk mobilitas, efisiensi energi dan keamanan warga," tutur Commercial Leader of Professional Business Signify Indonesia, Lucas Ardhana.

BACA JUGA:Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dengan PSEL, Bangun Ekosistem Sampah Berbasis Smart City

Namun patut diakui, adopsi pembangunan smart city di tiap wilayah Indonesia memang masih banyak kendala klasik. Ya kita sebut saja validitas data dan anggaran.

"Pembangunan smart city sering kali meleset dari sasaran karena tidak didasari oleh data yang valid.


Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Akmal Malik memaparkan solusi smart lighting pada Signify Innovation Day 2026-Dok. Istimewa-

"Intervensi teknologi apa pun harus dimulai dari data desa yang presisi agar implementasinya benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat," papar Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Akmal Malik.

Di sisi lain keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kerap menjadi penghalang bagi pemerintah daerah untuk memperbarui infrastruktur mereka.

BACA JUGA:Smart City Bukan Sekadar Digitalisasi, Konsep Kota Cerdas Dikupas di IISMEX 2026

Kepada Bidang Penerangan Jalan dan Sarana Umum Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Ery Ghazali menjelaskan tantangan serupa juga dihadapi di Ibu Kota.

"Kami di Jakarta terus berupaya meretrofit lampu jalan konvensional menjadi LED pintar.

"Namun proses transisi ini tidak bisa instan karena kami harus berhadapan dengan alur birokrasi dan keharusan membagi prioritas anggaran daerah," jelasnya.

Sebagai solusi atas hambatan finansial tersebut, skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dinilai menjadi jalan keluar paling realistis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait