Kebakaran Hutan Makin Meluas, Lima Gunung di Jawa Timur Terbakar
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan pegunungan, untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. -Istimewa-
Kendati demikian, sambil menunggu dukungan udara dapat kembali dioperasikan, tim gabungan melanjutkan pemadaman secara manual serta pembuatan sekat bakar untuk menghambat perambatan api.
BACA JUGA:Fakta Kematian Orang Utan Sampurna Akibat Karhutla, Terkapar di Kebun Warga dan Sempat Pingsan
Sebagai langkah mitigasi terhadap risiko keselamatan pengunjung, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menutup sementara seluruh aktivitas pendakian Gunung Semeru sejak 26 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Lumajang dan petugas TNBTS juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mempercepat penanganan kebakaran di kawasan tersebut.
Karhutla juga terjadi di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk dan Kediri.
Kebakaran yang dilaporkan sejak Minggu (30/8) tersebut berada di sejumlah petak kawasan hutan, termasuk Petak 109 RPH Parang dan Petak 144 RPH Kanyoran.
BACA JUGA:Sempat Ditemukan dalam Kondisi Lemah, Orangutan Sempurna Mati Akibat Asap Karhutla
Tim gabungan melakukan penyisiran terhadap titik api di wilayah yang dapat dijangkau. Area terbakar sementara diperkirakan sekitar 5 hektare di Kabupaten Nganjuk dan 11 hektare di Kabupaten Kediri, dengan vegetasi terdampak berupa serasah, ranting, rumput, ilalang, serta tanaman lainnya.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD setempat bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di kawasan Gunung Wilis," ucapnya.
Sementara itu, kebakaran hutan di kawasan Gunung Ungup-Ungup, Kabupaten Banyuwangi, yang dilaporkan pada Kamis, 3 September, terpantau melebar hingga memasuki wilayah Kabupaten Bondowoso pada Jumat, 4 September.
Luas area terbakar sementara diperkirakan sekitar 20 hektare.
BACA JUGA:Terdampak Karhutla? Borneo FC Pastikan Laga Lawan Persija Tetap Digelar 5 September di Segiri
Tim gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Banyuwangi, BPBD Kabupaten Bondowoso, BKSDA Wilayah Banyuwangi dan Perhutani melakukan penanganan darat pada lokasi yang masih memungkinkan untuk dijangkau.
Medan yang terjal, licin, dan berbahaya menjadi kendala dalam menjangkau sejumlah titik api.
Untuk meminimalkan risiko terhadap pengunjung, Taman Wisata Alam Kawah Ijen yang berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso ditutup sementara mulai Jumat, 4 September hingga waktu yang belum ditentukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: