IHSG Berbalik Menguat di Awal Sesi, Sentimen Cadangan Devisa Jadi Penopang
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin, 7 September 2026 di zona hijau-disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah terpuruk di zona merah pada penutupan perdagangan Senin (7/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses memulai sesi perdagangan Selasa (8/9) dengan langkah percaya diri. Berdasarkan pantauan Disway, IHSG dibuka menguat 43,18 poin atau 0,62 persen ke level 6.660,75.
Lonjakan ini tak hanya dirasakan oleh indeks utama. Kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 pun ikut bergerak menghijau, menguat 5,46 poin atau 0,83 persen ke level 661,88. Kebangkitan ini menjadi angin segar setelah tekanan dari saham-saham bank besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI sempat membebani pasar pada akhir pekan lalu.
Sektor Energi dan Kesehatan Masih Jadi Penggerak
Meski sentimen domestik relatif positif, terutama dari kenaikan cadangan devisa yang mencapai US$146,5 miliar, pelaku pasar tetap mencermati potensi risiko dari bencana erupsi yang masih menjadi perhatian sektoral. Namun demikian, sektor energi dan kesehatan terbukti mampu menjadi penopang utama pergerakan IHSG pagi ini.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari ini 8 September 2026 Kompak Turun Rp10.000 Per Gram, Cek Harga Buyback di Sini
Data dari BRI Danareksa Sekuritas menunjukkan bahwa optimisme pasar mulai terbangun seiring dengan membaiknya data makroekonomi dalam negeri.
"Sentimen domestik relatif positif dari kenaikan cadangan devisa, meski perkembangan erupsi dan bencana masih menjadi perhatian sektoral," demikian tertulis dalam laporan riset mereka.
Proyeksi Teknikal, Waspada Pelemahan
Di sisi lain, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk memberikan catatan tersendiri. Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top yang masih berada di atas MA20, dengan indikator Stochastic death cross di area overbought. Kondisi ini mengindikasikan potensi koreksi dalam jangka pendek.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support 6.561 dan resistance 6.668 dengan kecenderungan melemah.
BACA JUGA:Pemkot Tangsel Perpanjang Masa PJJ Selama Dua Hari, 8-9 September 2026
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,561 dan resistance pada level 6,668 dengan kecenderungan melemah," ujarnya.
4 Rekomendasi Saham Potensial untuk Dicermati
Bagi investor yang ingin tetap aktif di tengah potensi fluktuasi, para analis memberikan sejumlah rekomendasi saham menarik untuk dipantau pada perdagangan hari ini:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: