Enesis Group dan Soffell Dukung Kampung Bebas Jentik di Mampang Prapatan, Libatkan 100 Kader Jumantik
Enesis Group Dorong Gerakan Kampung Bebas Jentik---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga pelaku usaha. Komitmen tersebut terus diperkuat Enesis Group melalui edukasi, kolaborasi, dan upaya perlindungan diri dari gigitan nyamuk.
Melalui Soffell, Enesis Group turut mendukung pelaksanaan Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) Tingkat Kecamatan Mampang Prapatan. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Puskesmas Mampang Prapatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah gigitan nyamuk.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan dan melibatkan sekitar 100 kader Jumantik yang berasal dari lima kelurahan.
Kelima wilayah tersebut meliputi Pela Mampang, Mampang Prapatan, Tegal Parang, Bangka, dan Kuningan Barat.
Para kader Jumantik memiliki peran penting sebagai penggerak masyarakat dalam memantau sekaligus mengendalikan keberadaan jentik nyamuk secara rutin. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan yang melibatkan lingkungan dan keluarga.
Enesis Group Berikan Edukasi Perlindungan Diri
Dalam kolaborasi tersebut, dukungan Enesis Group tidak hanya berupa produk. Perusahaan juga memberikan Edukasi Product Knowledge Soffell kepada para kader.
Materi edukasi tersebut menekankan pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk, khususnya ketika masyarakat menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Soffell juga disalurkan kepada para kader Jumantik untuk menunjang aktivitas mereka ketika melakukan berbagai kegiatan di lapangan.
RM Ardiantara, Head of Human Resources Services and Public Relations Enesis Group, mengatakan pencegahan DBD membutuhkan kerja sama yang dilakukan secara konsisten.
“Bagi Enesis Group, pencegahan DBD merupakan upaya bersama yang membutuhkan kolaborasi dan konsistensi dari berbagai pihak. Melalui Soffell, kami berkomitmen untuk turut mendukung gerakan Kampung Bebas Jentik dengan memperkuat edukasi kepada para kader Jumantik mengenai pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk. Kami berharap dukungan edukasi dan product knowledge ini dapat melengkapi upaya pengendalian jentik di lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan perilaku preventif sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk melakukan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) Plus Mengoles Anti Nyamuk Soffell,” ujar RM Ardiantara.
Pencegahan DBD Dimulai dari Lingkungan
Pencegahan DBD perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, masyarakat juga perlu membangun kebiasaan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Gerakan Kampung Bebas Jentik menjadi salah satu bentuk pendekatan berbasis masyarakat yang mendorong keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan.
Peran kader Jumantik menjadi penting karena mereka berada di tengah masyarakat dan dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai pemantauan serta pengendalian jentik secara konsisten.
Melalui kegiatan tersebut, Enesis Group berupaya melengkapi gerakan pencegahan DBD dengan edukasi mengenai perlindungan diri. Sinergi antara kesadaran menjaga lingkungan dan kebiasaan preventif diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sinergi Edukasi dan Komunitas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: