AWAS! Penularan DBD Bisa Terjadi di Perkantoran, Karyawan Perlu SIAP Lawan Dengue

AWAS! Penularan DBD Bisa Terjadi di Perkantoran, Karyawan Perlu SIAP Lawan Dengue

gerakan kolaboratif Sinergi Aksi Perusahaan (SIAP) Lawan Dengue sebagai gerakan berkelanjutan untuk memperkuat pencegahan dengue di tingkat tempat kerja.--istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID – Mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) bisa dimulai dari perkantoran dengan menyasar karyawan. 

Sebab, tak hanya bisa terjadi penularan di kantor, namun karyawan kantor sebagai tulang punggung keluarga, harus terlindungi dari DBD. 

Salah satunya dengan melindungi mereka dengan edukasi yang komprehensif.

dr. Agustina Puspitasari, Sp.Ok., Subsp.BioKO (K), Ketua Umum PERDOKI, mengingatkan bahwa upaya preventif kesehatan kerja dengan program imunisasi pekerja penting dalam melindungi para pekerja dari risiko dengue.

BACA JUGA:Kasus Rawat Inap DBD Tembus 1 Juta, Indonesia Bentuk Aliansi Besar Perangi Dengue

Dengue bukan hanya memberikan beban kesehatan bagi individu, tetapi juga berdampak pada keluarga dan lingkungan kerja. Ketika seorang pekerja terinfeksi, dampaknya dapat meluas.

"Mulai dari proses pemulihan yang tidak singkat, hingga gangguan pada aktivitas sehari-hari dan peran mereka di keluarga maupun pekerjaan. Sehingga upaya pencegahan perlu juga diperkuat secara komprehensif dengan upaya promotif seperti edukasi dan pengendalian faktor risiko di lingkungan kerja sehingga pekerja terlindungi, tetap sehat dan produktif," katanya lewat gerakan kolaboratif Sinergi Aksi Perusahaan (SIAP) Lawan Dengue sebagai gerakan berkelanjutan untuk memperkuat pencegahan dengue di tingkat tempat kerja.

Salah satu pengusaha dan juga public figure, Raditya Dika, mengatakan dengue bukan penyakit yang bisa dianggap sepele.

Dampaknya bisa serius, bahkan mengancam jiwa, dan bisa terjadi pada siapa saja, tidak pandang bulu.

BACA JUGA:Tekan Kasus DBD, Kemenkes Andalkan Vaksin demi Target Nol Kematian 2030

Dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di industri kreatif, ketika satu orang sakit, efeknya bisa ke banyak hal. Pekerjaan tertunda, rencana berubah, dan orang-orang di sekitar kita juga ikut terdampak.

"Buat saya, melakukan upaya pencegahan itu sama dengan menjaga masa depan — bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan tim yang bergantung pada kita. Termasuk untuk dengue, penting untuk mulai mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan inovatif yang tersedia, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing, agar kita bisa tetap produktif dan menjalani aktivitas dengan lebih tenang," jelas Raditya Dika. 

Inisiatif ini menegaskan bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja dari risiko dengue bukan lagi sekadar pilihan, tetapi bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

BACA JUGA:Kaltara Masuk Zona Endemik Penyakit DBD, Vaksinasi Pencegahan Paling Efektif

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: