RUPSLB RANS Entertainment Memanas, Puluhan Pemegang Saham Protes Tak Bisa Hadir Offline

Jumat 11-09-2026,13:52 WIB
RUPSLB RANS Entertainment Memanas, Puluhan Pemegang Saham Protes Tak Bisa Hadir Offline

Suasana RUPSLB RANS Memanas, Pemegang Saham dari Berbagai Daerah Sampaikan Protes---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT RANS Entertainment Indonesia Tbk pada Kamis, 10 September 2026 tidak hanya membahas perubahan susunan Direksi.

Pelaksanaan rapat di RANS Office Building, BSD, Kota Tangerang Selatan, juga mendapat perhatian dari sejumlah pemegang saham yang datang langsung ke lokasi.

Puluhan pemegang saham dari berbagai daerah mengaku kecewa karena tidak dapat masuk dan mengikuti rapat secara tatap muka.

Mereka sebelumnya telah mendatangi kantor RANS yang berada di kawasan Bumi Serpong Damai untuk menghadiri agenda RUPSLB.

Situasi di lokasi sempat memanas setelah para pemegang saham menyampaikan keberatan mereka. Kekecewaan muncul karena kehadiran secara offline ternyata dibatasi.

Pihak manajemen RANS menyampaikan bahwa hanya lima orang yang diperbolehkan mengikuti RUPSLB secara langsung di lokasi.

Pembatasan tersebut kemudian menjadi sorotan pemegang saham yang telah menempuh perjalanan dari sejumlah daerah untuk datang ke RANS Office Building.

BACA JUGA:Kabar Baik Pelajar Jakarta, Pramono Siapkan Transportasi Umum Gratis Lewat KLG

Apa Agenda RUPSLB RANS?

RUPSLB RANS Entertainment berlangsung pada Kamis, 10 September 2026 mulai pukul 11.00 WIB di RANS Office Building, Bumi Serpong Damai, Blok CBD Lot VIII No. 12, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Menurut informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), rapat tersebut memiliki satu agenda yang berkaitan dengan struktur manajemen perusahaan.

“Mata Acara Rapat: Persetujuan atas perubahan susunan anggota Direksi Perseroan,” tulis manajemen RANS mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis, 10 September 2026.

Agenda tersebut berkaitan dengan perubahan komposisi Direksi setelah salah satu direktur perusahaan mengajukan pengunduran diri.

Sebelum RUPSLB digelar, Grandy Prajayakti telah menyampaikan keputusan untuk meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Perseroan.

Manajemen menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut didasarkan pada alasan pribadi. Perseroan juga menegaskan keputusan itu bukan akibat adanya perselisihan dengan pihak perusahaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait