BEI Ungkap Alasan Saham GRPH Mendadak Disuspensi Usai Melonjak 120 Persen

Jumat 11-09-2026,15:48 WIB
BEI Ungkap Alasan Saham GRPH Mendadak Disuspensi Usai Melonjak 120 Persen

PERDAGANGAN Bursa Efek Indonesia (BEI) terdampak ancaman Morgan Stanley International Capital soal evaluasi kinerja pasar saham Indonesia.-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mengungkap alasan di balik suspensi saham PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) yang sempat melonjak tajam hingga 120 persen.

BEI menyebut penghentian sementara perdagangan saham GRPH dilakukan menyusul peningkatan harga kumulatif yang signifikan. 

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor sekaligus memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya.

BACA JUGA:RUPSLB RANS Entertainment Memanas, Puluhan Pemegang Saham Protes Tak Bisa Hadir Offline

Dalam keterangannya, Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan menuturkan bahwa suspensi sendiri dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor.

"Suspensi dilakukan sehubungan peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor," tuturnya, pada Jumat 11 September 2026.

Dalam hal ini, pemberhentian saham diberlakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.

BACA JUGA:Antisipasi Faktor Eksternal dan Laporkan Kinerja, Manajemen serta Pemegang Saham Bank BPD Bali Duduk Bersama

Tindakan ini ditujukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.

"Bursa mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan setiap informasi yang disampaikan oleh Perusahaan," tegas Endra.

Dilansir dari data perdagangan saham BEI, saham GRPH resmi diberhentikan sementara usai melonjak tajam sebanyak 120,97 persen menjadi Rp 137.000, pada perdagangan Selasa 8 September 2026 lalu.

BACA JUGA:IHSG Naik 19 Poin, MEDC hingga CDIA Masuk Radar Saham Potensial

Sebelumnya, BEI sendiri juga turut memberlakukan tindakan serupa terhadap tiga perdagangan saham emiten, yang terpantau mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.

Adapun ketiga saham tersebut diketahui terdiri atas PT Cipta Selera Murnis Tbk (CSMI) yang menguat 144 persen menjadi Rp 183, PT Pakuan Tbk (UANG) yang naik 73 persen menjadi Rp 4.340, dan PT NexAi Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) yang meningkat 80 persen menjadi Rp 14.850 selama sebulan terakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: