Pemain Trading Pemula Makin Ramai, Volume Pintu Futures Melonjak Lebih dari 200%
Ilustrasi: bagi pemula, penggunaan leverage dalam trading futures juga memiliki risiko tinggi sehingga penting memahami cara kerja, pengelolaan modal, hingga strategi membatasi kerugian sebelum mulai bertransaksi. -jannoon028-Freepik
Alur yang sederhana ini dirancang agar transaksi derivatif crypto lebih mudah, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali mencoba instrumen investasi yang menggunakan leverage.
“Kami merancang Pintu Futures Lite dengan fokus pada pengalaman yang sederhana dan mudah dipahami, khususnya bagi pengguna yang baru mulai mengenal trading derivatif crypto. Mulai dari pilihan posisi, pengaturan leverage, hingga fitur Take Profit dan Stop Loss, seluruh alur kami hadirkan secara intuitif agar pengguna dapat melakukan transaksi sekaligus mengelola risikonya dengan lebih baik,” ujar Andy.
BACA JUGA:IRCA 2026: Platform Crypto Makin Didorong Taat Regulasi
Pertumbuhan Pintu Futures Lite terjadi di tengah momentum positif pasar aset crypto. Bitcoin, sebagai salah satu aset crypto dengan volume perdagangan terbesar, mencatatkan kenaikan sekitar 25% sepanjang Agustus 2026.
Dalam periode tersebut, harga BTC sempat menembus level US$81.000, dengan harga tertinggi mencapai sekitar US$81.455, sebelum ditutup di kisaran US$78.000 pada akhir bulan.
BACA JUGA:#SixcessfulYear Jadi Bukti Industri Crypto Indonesia Tembus Rp482 Triliun
Momentum penguatan tersebut turut menciptakan peluang bagi trader untuk memanfaatkan instrumen derivatif dalam merespons pergerakan harga aset crypto, baik saat pasar bergerak naik maupun turun.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan Pintu Futures Lite agar dapat menjadi solusi trading derivatif crypto yang semakin mudah, intuitif, dan relevan dengan kebutuhan trader aset crypto Indonesia. Kami juga akan terus mengedepankan edukasi dan pemahaman mengenai manajemen risiko, sehingga pengguna dapat memanfaatkan peluang di pasar derivatif secara lebih bijak. Kami percaya bahwa kombinasi antara inovasi produk, kemudahan akses, dan edukasi yang tepat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem aset crypto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.” tutup Andy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: