PT Mayawana Persada Perkuat Sinergi Tangani Karhutla, Libatkan MPA hingga Instansi
PT Mayawana Persada Intensifkan Penanganan Karhutla, Target Padam 100 Persen---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - PT Mayawana Persada terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam areal konsesi PBPH. Langkah tersebut dilakukan sejak titik api teridentifikasi pada awal Agustus 2026.
Manajemen perusahaan mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan mendirikan posko-posko taktis di delapan titik lokasi. Sebagian besar titik api di lapangan disebut telah berhasil dilokalisasi. Sementara itu, tim di garis depan masih melakukan pemadaman secara intensif terhadap sisa titik api dengan target mencapai kondisi padam 100 persen.
Upaya pemadaman tersebut berlangsung di tengah sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari kondisi medan yang berat, perubahan arah angin, hingga keterbatasan debit air.
Libatkan Masyarakat dan Instansi
Penanganan karhutla di tingkat tapak dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. PT Mayawana Persada mengaktifkan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah desa penyangga, di antaranya Desa Sekucing Kualan, Sekucing Labai, dan Sungai Mata-mata.
Kelompok masyarakat tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan dibekali alat pelindung diri (APD) lengkap untuk mendukung upaya penanggulangan kebakaran.
Kolaborasi juga diperkuat bersama instansi lintas sektoral, termasuk KPH Kayong Utara dan BPBD. Sinergi tersebut dijalankan melalui working group MATA PANDAWA.
PT Mayawana Persada juga bermitra dengan Yayasan Palung dalam mendukung penanganan karhutla. Bentuk dukungan mencakup penyediaan alat berat (PC 60), tenaga harian pemadam, pembangunan embung dan sekat bakar, termasuk hingga wilayah desa di luar konsesi yang berbatasan langsung.
Selain itu, Posko Solidaritas Rakyat Borneo turut memperoleh dukungan operasional untuk kegiatan di lapangan.
Dalam mendukung kebutuhan pemadaman, perusahaan juga menyalurkan perangkat teknis pemadaman spesifik, paket obat, dan logistik kepada sejumlah instansi.
BPBD Kabupaten Ketapang menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, dan 6 selang pemadam (fire hose). Polres Ketapang juga menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, serta 6 selang pemadam.
Sementara itu, UPT KPH Kayong menerima 2 unit mesin pompa, 2 fire jet nozzle, dan 4 selang pemadam. BPBD Kabupaten Kayong Utara mendapat 1 unit mesin pompa, 1 fire jet nozzle, dan 2 selang pemadam. Dukungan serupa juga disalurkan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.
Dalam keterangan lainnya, perusahaan menyebut telah mendistribusikan total 23 unit perangkat teknis pemadaman, termasuk mesin pompa tipe Ministrike dan Robin beserta perlengkapan selang. Penyaluran tersebut dilakukan secara spesifik bersama paket obat dan logistik kepada sejumlah instansi.
Rinciannya disebut mencakup BPBD Kabupaten Ketapang dengan 4 unit mesin pompa, 4 fire jet nozzle, dan 8 selang pemadam (fire hose). Polres Ketapang menerima 4 unit mesin pompa, 4 fire jet nozzle, dan 8 selang pemadam.
UPT KPH Kayong disebut menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, dan 6 selang pemadam. Sedangkan BPBD Kabupaten Kayong Utara menerima 2 unit mesin pompa, 2 fire jet nozzle, dan 4 selang pemadam. Dukungan serupa juga diberikan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.
Fokus Pemadaman hingga Pendinginan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: