Bukan Dibakar, Lahan Warga Dimanfaatkan untuk Tanam Jagung Cegah Karhutla
Warga Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur, mulai mengembangkan budidaya jagung yang tak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi salah satu upaya mencegah karhutla.--istimewa
Menurutnya, pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya perusahaan membangun pencegahan karhutla dari tingkat tapak.
Pemanfaatan lahan secara produktif memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendorong pola pengelolaan lahan yang lebih bertanggung jawab.
Kapolsek Muara Bengkal AKP Rahmat Hartoyo, S.Sos., M.H. menilai kolaborasi perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga lingkungan.
“Program tanam jagung bersama ini merupakan wujud nyata kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:Soal Malaysia-Brunei Gugat Indonesia Gegara Asap Karhutla, Gerindra Ungkap Langkah Pemerintah
Dukungan juga disampaikan Kepala Desa Benua Baru Ahmad Benny, S.Sos.
Menurutnya, program pemberdayaan berbasis pertanian memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki sekaligus menambah sumber penghasilan keluarga.
“Kami mengapresiasi komitmen PT Surya Hutani Jaya yang terus mendukung masyarakat melalui program pemberdayaan di sektor pertanian. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara produktif dan ramah lingkungan. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator BPP Kecamatan Muara Bengkal Rinto, S.T. menekankan pentingnya penerapan teknik budidaya yang tepat serta pendampingan kepada petani untuk menjaga produktivitas.
“Dengan penggunaan benih unggul, pemupukan yang tepat, serta pendampingan teknis kepada petani, kami optimistis produktivitas jagung di Desa Benua Baru dapat terus meningkat. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan petani seperti ini menjadi contoh yang baik dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan,” kata Rinto.
BACA JUGA:Terkuak! Polri Sebut Kasus Karhutla di Kalimantan Ada 119 Kasus Memang Disengaja
Bagi Kamili, dukungan tersebut membuka peluang untuk mengembangkan lahan menjadi sumber penghasilan yang lebih produktif.
Ia berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarganya sekaligus mendorong masyarakat lain untuk melakukan hal serupa.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Surya Hutani Jaya dan seluruh pihak yang telah membantu melalui program budidaya jagung ini. Bantuan benih, pupuk, dan sarana pendukung pertanian sangat berarti bagi kami. Kami berharap hasil panen nantinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan secara produktif,” tutur Kamili.
BACA JUGA:Soal Malaysia-Brunei Gugat Indonesia Gegara Asap Karhutla, Gerindra Ungkap Langkah Pemerintah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: