30 Hari Pascagempa Flores M7,7, BMKG Catat 15.722 Gempa Susulan

Selasa 15-09-2026,16:37 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
30 Hari Pascagempa Flores M7,7, BMKG Catat 15.722 Gempa Susulan

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58.24 WIB-Tangkapan Layar X@BMKG-

JAKARTA, DISWAY.ID - Aktivitas gempa susulan setelah gempa bumi Flores berkekuatan Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 mulai menunjukkan tren penurunan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fase peluruhan gempa susulan kini semakin terlihat. 

Meski demikian, masyarakat di wilayah terdampak tetap diminta waspada dan mengikuti informasi resmi selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.

BACA JUGA:Cuma 2 Menit 16 Detik! BMKG Klaim Sistem Peringatan Tsunami Flores Bekerja Super Cepat

Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, hingga 30 hari setelah gempa utama, tepatnya pada 15 September 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 15.722 gempa susulan.

Gempa susulan tersebut memiliki kekuatan mulai M0,9 hingga M6,2. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 gempa dirasakan oleh masyarakat.

"Frekuensi gempa susulan harian maupun mingguan menunjukkan pola penurunan dan telah memasuki fase peluruhan," ujar Ardhasena dalam Konferensi Pers Pemutakhiran Pascagempa Flores M7,7 di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

Data BMKG memperlihatkan jumlah gempa susulan terus berkurang dari minggu ke minggu.

Pada minggu pertama setelah gempa utama, tercatat 5.011 kejadian. Jumlah tersebut turun menjadi 4.267 kejadian pada minggu kedua.

BACA JUGA:Wamensos Dorong Flores Timur dan Mamasa Siapkan Lahan Sekolah Rakyat

Memasuki minggu ketiga, BMKG mencatat 3.158 gempa susulan. Kemudian pada minggu keempat turun lagi menjadi 2.421 kejadian.

Sementara itu, pada minggu kelima hingga 15 September 2026, tercatat sementara sebanyak 864 gempa susulan.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, gempa susulan tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan kekuatannya.

Gempa dengan magnitudo 5,0 atau lebih tercatat sebanyak 26 kejadian atau sekitar 0,2 persen. Gempa kategori ini dapat dirasakan cukup luas dan berpotensi berdampak terhadap bangunan yang rentan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait