Demokrat Nilai Reshuffle di Sektor Ekonomi Penting untuk Pulihkan Kepercayaan Pasar
Partai Demokrat menilai perombakan atau reshuffle kabinet, khususnya di sektor ekonomi, penting dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan pasar terhadap kebijakan pemerintah. -Disway/Anisha Aprilia -
JAKARTA, DISWAY.ID-- Partai Demokrat menilai perombakan atau reshuffle kabinet, khususnya di sektor ekonomi, penting dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan pasar terhadap kebijakan pemerintah.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf mengatakan reshuffle memang merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA:Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Edukasi Warga Sindang Panon Cegah DBD dan Stunting
Namun, ia menilai perubahan di sektor ekonomi diperlukan melihat adanya ketidakpercayaan pasar terhadap sejumlah kebijakan ekonomi pemerintah.
"Kalau kita berbicara reshuffle apakah itu sebuah keniscayaan, kalau di sektor ekonomi saya rasa ini penting karena kan kita paham semua kondisi ekonomi kita ini memang mengalami ada ketidakpercayaan market terhadap gerakan yang dilakukan, katakanlah kebijakan-kebijakan ekonomi," kata Dede di DPR RI, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Dede, langkah Presiden Prabowo melakukan perubahan di sektor ekonomi merupakan tindakan yang tepat. Hal utama yang perlu dilakukan pemerintah saat ini, kata dia, adalah mengembalikan kepercayaan pasar.
BACA JUGA:Jadi Bengkel Ford Terbaik se-Indonesia, MASTERCARS.ID Buka Outlet Baru untuk Semua Merek Mobil
"Artinya, saya pikir apa yang dilakukan Pak Prabowo tindakan yang tepat. Mengembalikan kepercayaan kepada market itu dulu yang paling penting," ujarnya.
Dede juga melihat kemungkinan adanya perubahan di sektor lain. Terlebih, terdapat sejumlah pejabat yang telah mengalami pergeseran posisi, salah satunya Sudaryono yang kini bergeser ke Badan Gizi Nasional (BGN).
"Nah, di sektor lain, saya melihat di sektor lain tentu adanya memang harus melakukan perubahan ya. Apalagi setelah ada beberapa orang yang bergeser kan kayak Pak Sudaryono kan bergeser ke BGN. Jadi pasti akan ada perubahan-perubahan," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan. Pelantikan ini dilakukan di Istana Negara, Senin, 14 September 2026.
BACA JUGA:Dari Menabung ke Perjalanan Bermakna, BSI Tangkap Tren Generasi Muda Siapkan Haji Sejak Dini
Penunjukkan Suahasil sebagai Menteri Keuangan ini tertuang dalam Keppres 97 P 2026 pemberhentian dan pengangkatan Menkeu Kabinet Merah Putih sisa jabatan 2024-2029.
"Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa saya akan setia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: