BNPP RI Perkenalkan Peran dan Program Perbatasan ke 10 Negara Tetangga, Ini Tujuannya

Kamis 17-09-2026,08:57 WIB
Reporter: M Purwadi |
BNPP RI Perkenalkan Peran dan Program Perbatasan ke 10 Negara Tetangga, Ini Tujuannya

Kepala BNPP RI Muhammad Tito Karnavian dan sejumlah Duta Besar negara tetangga dalam Forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Kantor BNPP RI, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.-Dok/Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) membuka ruang dialog dengan negara-negara tetangga guna memperkuat komunikasi dan kerja sama pengelolaan perbatasan. 

Forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Kantor Sekretariat Tetap BNPP RI, Jakarta, menjadi wadah membahas peran BNPP RI, program pembangunan kawasan perbatasan, serta hubungan antarnegara.

Pertemuan dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI. Ia menekankan forum ini penting untuk memperkuat komunikasi dengan mitra diplomatik di kawasan perbatasan.

Tito mengatakan forum tersebut menjadi momentum memperkenalkan fungsi dan peran BNPP RI lebih jauh kepada negara sahabat. Menurutnya, badan ini belum sepenuhnya dikenal luas oleh mitra di negara tetangga. Karena itu, ia memaparkan tugas, kewenangan, dan rencana pembangunan kawasan perbatasan ke depan.

BACA JUGA: BNPP RI Ajak 10 Negara Tetangga Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama Kelola Perbatasan Lebih Produktif

“Pada dasarnya, kami mengulas mengenai fungsi dan peran BNPP. Saya memperkenalkan secara mendalam apa sebenarnya BNPP itu, mengingat badan ini kemungkinan belum begitu dikenal luas oleh para mitra kita. Saya memaparkan fungsi, peran agensi ini, serta program-program pembangunan ke depan,” ujar Tito dalam keteranganya, Rabu, 16 September 2026.

Forum dihadiri sejumlah perwakilan diplomatik. Tampak Duta Besar Malaysia Dato' Muzaffar Shah Mustafa, Duta Besar Papua Nugini Simon Namiss, Duta Besar Timor-Leste Roberto Sarmento de Oliveira Soares, Duta Besar Vietnam Ta Van Thong, Duta Besar Singapura Kwok Fook Seng, dan Duta Besar Filipina Christopher B. Montero. Hadir pula Penasihat Australian Border Force untuk Indonesia Ian Kelly serta Konselor Politik Kedutaan Besar India Vikram Vardhan.

Indonesia memiliki perbatasan dengan 10 negara tetangga. Tiga negara berbatasan darat, yakni Malaysia, Papua Nugini, dan Timor-Leste. Tujuh negara berbatasan laut, yaitu Singapura, Australia, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Palau. Keragaman hubungan itu membuat pengelolaan perbatasan memerlukan komunikasi lintas negara yang rutin.

Dalam pertemuan, peserta membahas upaya menjaga dan mengembangkan hubungan Indonesia dengan negara tetangga, khususnya di kawasan perbatasan. Tito menyebut kerja sama antarpihak perlu diarahkan pada penyelesaian persoalan secara damai. Selain itu, kerja sama harus memberi manfaat bagi masyarakat kedua negara.

BACA JUGA: BNPP RI dan KSP Bahas Strategi Pengelolaan Perbatasan, Fokus Percepatan Transformasi Kawasan

“Kita juga membahas bagaimana mengupayakan agar hubungan antara Indonesia dengan negara tetangga, terutama di wilayah perbatasan, dapat terus dikembangkan bersama-sama demi kemaslahatan masyarakat di kedua negara,” katanya.

Ia menyampaikan para perwakilan negara sahabat menyambut baik penguatan kemitraan di berbagai bidang, termasuk perdagangan dan kebudayaan. Menurut Tito, respons positif itu menjadi modal membangun hubungan yang lebih erat di kawasan perbatasan.

“Saya sangat berbahagia karena seluruh perwakilan negara sahabat menyambut baik serta bersedia mempererat hubungan kemitraan, baik di bidang perdagangan, kebudayaan, maupun bidang lainnya demi kesejahteraan masyarakat bersama dan kemajuan negara-negara di wilayah perbatasan,” tutur Tito.

Duta Besar Timor-Leste Roberto Sarmento de Oliveira Soares menilai forum tersebut sebagai ruang dialog yang memperkuat hubungan bertetangga. Timor-Leste, kata dia, berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan Indonesia, termasuk pengembangan sumber daya manusia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait