ITTS Jadi Perguruan Tinggi Pertama di Asia Tenggara yang Bergabung dalam WordPress Credits
WordPress Credits Gandeng ITTS, Mahasiswa Tangerang Selatan Didorong Berkontribusi di Dunia Open-Source---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) mencatat langkah baru dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi.
ITTS resmi menjadi perguruan tinggi pertama di Asia Tenggara yang bergabung dalam program global WordPress Credits.
Program tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa ITTS untuk mendapatkan pengalaman langsung di ekosistem open-source WordPress yang digunakan secara luas di berbagai belahan dunia. Tidak hanya memperoleh pembelajaran secara akademis, mahasiswa juga dapat membangun rekam jejak dan portofolio profesional sejak masih menempuh pendidikan.
WordPress Credits merupakan inisiatif internasional dari WordPress Foundation yang menghubungkan lingkungan akademik dengan ekosistem digital global. Melalui skema ini, kontribusi mahasiswa dalam sejumlah proyek WordPress dapat dikonversi menjadi kredit akademik sekaligus diperhitungkan sebagai pengalaman profesional yang setara dengan magang industri.
Mahasiswa Terlibat dalam Proyek Dunia Nyata
Bagi ITTS, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan pendidikan teknologi dengan perkembangan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan solusi, menyelesaikan persoalan nyata dan berkolaborasi dengan komunitas teknologi dari berbagai negara.
Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan, Ir. Onno Widodo Purbo, M.Eng., Ph.D., mengatakan integrasi antara pembelajaran kampus dan proyek open-source global dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan talenta digital Indonesia.
“Keterlibatan mahasiswa ITTS dalam ekosistem WordPress global bukan sekadar soal mengisi jam kuliah, melainkan bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata pada teknologi yang digunakan oleh jutaan situs web di seluruh dunia,” ujar Onno di Serpong, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui program tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Proses pembelajaran dapat berkembang menjadi pengalaman langsung dalam menyelesaikan persoalan, menulis kode atau coding, serta bekerja sama dengan orang-orang dari latar belakang budaya berbeda.
Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bagian dari portofolio internasional mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia profesional.
Coding hingga Keamanan Siber
Ruang kontribusi yang tersedia dalam WordPress Credits mencakup berbagai bidang sesuai dengan kompetensi mahasiswa. Onno menjelaskan, mahasiswa ITTS memiliki keleluasaan untuk memilih bidang yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Mahasiswa ITTS dapat menyalurkan kemampuan pada berbagai bidang kontribusi, mulai dari pengembangan perangkat lunak (coding), desain antarmuka (UI/UX), keamanan siber, lokalisasi bahasa, hingga dokumentasi teknis,” jelas Onno.
Model tersebut mendorong perubahan pola pembelajaran dari sekadar menggunakan teknologi menjadi terlibat langsung dalam proses pengembangan dan kontribusinya.
Dengan pengalaman yang diperoleh sejak bangku kuliah, mahasiswa diharapkan memiliki rekam jejak profesional yang dapat menjadi bekal ketika menyelesaikan studi dan memasuki dunia kerja.
WordPress Dorong Regenerasi Kontributor
Dari perspektif ekosistem open-source, keterlibatan perguruan tinggi juga dinilai memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan komunitas teknologi global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: