Raja Juli Tegaskan PSI Siap Hadapi Berapa Pun Parliamentary Threshold Pemilu 2029
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan partainya siap menerima berapa pun besaran parliamentary threshold atau ambang batas parlemen yang nantinya diputuskan DPR-disway.id/Anisha Aprilia -
JAKARTA, DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan partainya siap menerima berapa pun besaran parliamentary threshold atau ambang batas parlemen yang nantinya diputuskan DPR.
Raja Juli mengatakan PSI saat ini tidak memiliki kursi di DPR sehingga tidak berada dalam posisi untuk menentukan besaran ambang batas tersebut.
"Ya kami pada dasarnya kita tidak ada di parlemen, tidak ada di DPR ya. Apa pun yang diputuskan oleh parlemen, PSI insyaallah siap," kata Raja Juli, Jumat, 25 September 2026.
BACA JUGA:Lewat Operasi Rutin, Basarnas Lanjutkan Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang ke Pulau Enggano
Meski demikian, Raja Juli menilai pembahasan parliamentary threshold perlu mempertimbangkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai perlunya formulasi yang lebih tepat agar suara pemilih tidak kehilangan representasi di DPR.
Menurut dia, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam menentukan besaran ambang batas parlemen.
"Yang jadi persoalan adalah keputusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir, suara rakyat tidak sia-sia," ujarnya.
Raja Juli mencontohkan penerapan parliamentary threshold sebesar 4 persen pada Pemilu 2024.
Menurutnya, terdapat sekitar 16 juta suara yang tidak memiliki representasi di DPR karena penerapan ambang batas tersebut.
BACA JUGA:Soal Gugatan Ijazah Gibran, Raja Juli: Dulu Jokowi, Mungkin Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes
"Kan sudah ada tuh angkanya ya, sekitar 16 juta suara yang kemudian tidak ada representasinya di DPR dengan threshold empat persen. Kalau lima persen kira-kira berapa?" ungkapnya.
Karena itu, Raja Juli menilai pembahasan ambang batas parlemen perlu menghasilkan formulasi yang mempertimbangkan aspek representasi suara pemilih.
"Jadi saya kira formulasi yang berkeadilan dan demokratis saya kira itu menjadi penting," tuturnya.
Raja Juli menegaskan PSI tidak mempersoalkan berapa pun angka parliamentary threshold yang nantinya diputuskan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: