Transformasi Global Bata: Panos Mytaros Ungkap Strategi Simplifikasi dan Relevansi di Indonesia

Senin 28-09-2026,15:10 WIB
Transformasi Global Bata: Panos Mytaros Ungkap Strategi Simplifikasi dan Relevansi di Indonesia

Panos Mytaros, Global CEO Bata Group, melihat ragam pilihan footwear Bata yang merepresentasikan transformasi produk untuk menjawab kebutuhan konsumen.---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah hampir satu abad menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, Bata menegaskan kembali komitmennya untuk membangun masa depan bisnis di Tanah Air.

Di tengah perubahan perilaku konsumen dan persaingan industri footwear yang semakin ketat, Bata tengah menjalankan transformasi global yang berfokus pada produk lebih relevan, organisasi lebih sederhana, serta cara kerja yang lebih efektif.

Hal tersebut disampaikan oleh Panos Mytaros, Global CEO Bata Group, dalam kunjungannya ke Indonesia pada September 2026. Memasuki satu tahun kepemimpinannya sebagai CEO global, Panos menjelaskan bahwa perubahan yang dilakukan Bata merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Tujuannya adalah memperkuat kembali fundamental bisnis dan membawa brand lebih dekat kepada konsumen.

Transformasi Bukan Mengubah Identitas

Panos menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan bukan berarti mengubah Bata menjadi brand yang berbeda. Justru sebaliknya, Bata ingin menyederhanakan cara kerja dan apa yang ditawarkan kepada konsumen.

"Transformasi yang kami lakukan bukan tentang membuat Bata menjadi brand yang berbeda. Kami ingin menyederhanakan cara kami bekerja, menyederhanakan apa yang kami tawarkan, dan yang paling penting, memastikan produk yang kami hadirkan benar-benar memberikan nilai bagi konsumen," ujar Panos.

Ia menambahkan bahwa tujuan akhirnya adalah membuat Bata lebih mudah dipahami, lebih relevan, dan pada akhirnya lebih dekat dengan konsumen.

Simplifikasi untuk Kembali Fokus pada Konsumen

Menurut Panos, salah satu perubahan utama yang dilakukan Bata adalah simplifikasi. Perubahan tersebut mencakup portofolio produk, organisasi, cara kerja, hingga bagaimana Bata hadir di hadapan konsumen.

Bagi Bata, simplifikasi bukan sekadar mengurangi kompleksitas internal. Lebih dari itu, ini adalah cara untuk memastikan perusahaan dapat bergerak lebih cepat dan fokus pada hal paling penting: menghadirkan produk yang baik dan relevan bagi konsumen.

Panos melihat produk sebagai bagian fundamental dari transformasi Bata. Di tengah semakin banyaknya pilihan footwear di pasar, konsumen membutuhkan alasan yang jelas untuk memilih sebuah produk. Alasan itu bisa datang dari sisi desain, kenyamanan, kualitas, maupun harga.

Karena itu, Bata ingin memastikan portofolio produknya lebih mudah dipahami. Produk-produk Bata juga harus mampu menjawab berbagai kebutuhan konsumen, dari penggunaan sehari-hari hingga gaya hidup yang terus berkembang.

Konsumen Berubah, Kebutuhan akan Value Tetap Ada

Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor pendorong Bata untuk terus beradaptasi. Konsumen Indonesia kini menghabiskan lebih banyak waktu di kanal digital. Mereka mendapatkan informasi dengan lebih cepat dan memiliki akses terhadap pilihan produk yang semakin luas.

Namun, menurut Panos, di balik perubahan tersebut terdapat kebutuhan fundamental yang tetap sama. Konsumen menginginkan value yang baik, harga yang sesuai, serta pilihan yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.

"Konsumen Indonesia memang berubah. Mereka semakin digital, mendapatkan lebih banyak informasi, dan memiliki lebih banyak pilihan. Tetapi ada hal yang tidak berubah: mereka ingin mendapatkan value yang baik, harga yang masuk akal, dan pilihan," jelas Panos.

Ia menegaskan bahwa jika Bata tidak memberikan pilihan yang dibutuhkan konsumen, mereka akan pergi ke tempat lain. Karena itu, Bata harus terus mendengarkan konsumen dan memastikan apa yang ditawarkan benar-benar relevan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: