Basarnas Perluas Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 ke Darat dan Laut
Basarnas terus melakukan upaya proses pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8. -Basarnas-
JAKARTA, DISWAY.ID– Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan upaya pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8.
Pencarian tersebut melibatkan personel Basarnas, empat personel Marnir Ditpolair Polda Kalimantan Tengah, dan dua personel Satpolair Polres Seruyan.
Sejumlah anggota dari Basarnas hingga tim gabungan kepolisian setempat memperluas pencarian yang berpotensi menemukan tanda-tanda korban KM Virgo Transport 8.
BACA JUGA:Komisi XIII DPR Sidak di Lapas Cibinong: Pigura Jimmy Hilang, Miras Masih Ada
Salah satu langkah yang diambil adalah penyisiran darat di wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menggunakan kendaraan roda dua. Hal tersebut bertujuan agar para personel bisa menjangkau sasaran di kawasan pencarian tersebut.
Di sektor laut, Search and Rescue Unit (SRU) I menggunakan RBB dan berada di wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Seluruh personel beserta peralatan yang digunakan dalam kondisi aman.
Adapun SRU II mengerahkan RIB 02 Palangka Raya dan saat ini berada di Pos TNI AL Kumai. Sebagian personel SRU II tetap bersiaga di pos tersebut, sedangkan personel lainnya bergerak menuju RBB di Sungai Perlu untuk memperkuat pelaksanaan operasi SAR di lokasi pencarian.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, perluasan sektor pencarian menjadi bagian dari strategi untuk menindaklanjuti setiap kemungkinan lokasi keberadaan korban.
“Pencarian pada Selasa, 29 September 2026, tidak hanya dilakukan di sektor laut. Tim SAR Gabungan juga melaksanakan penyisiran melalui jalur darat di wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian dan menindaklanjuti setiap kemungkinan lokasi keberadaan korban,” terang Syafii dalam keterangan resmi Basarnas, dikutip Rabu, 30 September 2026.
BACA JUGA:AS Resmi Tarik Pasukan Terakhir dari Irak, Akhiri Kehadiran Militer Lebih dari 20 Tahun
Menurutnya, seluruh unsur SAR yang terlibat terus melakukan koordinasi dan menyesuaikan pergerakan berdasarkan perkembangan operasi di lapangan.
“Kami mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia. Pencarian akan terus dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi di lapangan serta keselamatan personel yang melaksanakan operasi,” pungkasnya.
Hingga Selasa, 29 September 2026, Tim SAR Gabungan tercatat telah mengevakuasi 18 paket dari sejumlah wilayah pencarian yang mencakup Seruyan, Pangkalan Bun, dan Sukamara.
Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah, baik melalui jalur laut maupun darat, sembari mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: