Tinta Emas Ahmad Rizal Ramdhani Pimpin BULOG, Torehkan Rekor Pengadaan Beras 4 Juta Ton

Sabtu 03-10-2026,12:21 WIB
Tinta Emas Ahmad Rizal Ramdhani Pimpin BULOG, Torehkan Rekor Pengadaan Beras 4 Juta Ton

Lima belas bulan menakhodai Perum BULOG, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menorehkan babak penting dalam perjalanan panjang perusahaan pangan negara-Dok. BULOG-

JAKARTA, DISWAY.ID - Lima belas bulan menakhodai Perum BULOG, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menorehkan babak penting dalam perjalanan panjang perusahaan pangan negara.

Sejak dipercaya memimpin BULOG pada 3 Juli 2025, pengalaman panjangnya sebagai prajurit Korps Zeni dibawa menuju medan pengabdian baru menjaga pangan negeri.

Bila dahulu tugasnya membuka jalan, membangun jembatan dan menyambungkan wilayah yang terputus, kini jembatan yang dibangun membentang dari sawah petani, penggilingan, gudang BULOG hingga akhirnya pangan sampai ke meja masyarakat.

BACA JUGA:BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau

Ahmad Rizal tercatat sebagai lulusan Akademi Militer 1993 dengan latar belakang Zeni Tempur.

Perjalanan itu menjadi metafora kuat bagi transformasi pengabdiannya.

Seorang prajurit Zeni ditempa untuk menemukan jalan ketika jalan seolah tertutup.

Sementara di BULOG tantangannya adalah memastikan setiap bulir yang dihasilkan petani memiliki jalan menuju negara dan setiap cadangan yang dikelola negara memiliki jalan menuju rakyat.

Disiplin, keberanian mengambil keputusan, kemampuan bergerak di lapangan dan kekuatan kolaborasi menjadi napas kepemimpinan yang dibawanya.

BACA JUGA:BULOG Gandeng Wilmar Group Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Ritel Modern

Bagi Ahmad Rizal, pangan bukan semata persoalan tonase, gudang atau distribusi, melainkan mata rantai kehidupan yang menghubungkan jerih payah petani dengan kebutuhan jutaan keluarga Indonesia.

Jejak itu mulai terlihat kuat sepanjang 2025. BULOG mencatat pengadaan dalam negeri mencapai 3 juta ton setara beras tertinggi sejak BULOG berdiri pada 1968.

Capaian tersebut menjadi fondasi penting menuju target yang jauh lebih besar pada 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa keberpihakan negara terhadap produksi dalam negeri dapat diwujudkan melalui penyerapan yang masif dan terorganisasi.

Puncak tinta emas itu kembali ditorehkan pada September 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait