2 Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, 2 Perjalanan Kereta Jadi Terlambat
Ilustrasi perlintasan sebidang; KAI Daop 1 Jakarta kembali mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan ketika melintasi jalur kereta api.-KAI-
KARAWANG, DISWAY.ID-- Kecelakaan di perlintasan sebidang liar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menewaskan dua orang yang tertemper Kereta Api (KA) Parahyangan relasi Gambir-Bandung pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah komponen lokomotif dan keterlambatan dua perjalanan kereta api.
BACA JUGA:Mitsubishi New Xforce ICE Tawarkan Keunggulan yang Praktis dan Menyenangkan
Peristiwa nahas itu terjadi di KM 67+400–500, tepatnya di antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari, sekitar Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur.
Berdasarkan informasi yang diterima, kedua korban merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor, masing-masing seorang laki-laki dan seorang perempuan yang berasal dari Desa Warung Bambu.
Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpangi tertemper KA Parahyangan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban," katanya.
Masinis KA Parahyangan Sempat Bunyikan Semboyan 35
Franoto menyampaikan bahwa masinis KA Parahyangan telah membunyikan Semboyan 35 sebagai peringatan sebelum insiden terjadi.
Meski demikian, kronologi lengkap serta penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang liar tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bersama unsur pengamanan terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan area kejadian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: