Layani 435 Ribu Penumpang per Hari, KAI Properti Perkuat Fasilitas Stasiun Bogor
KAI Properti tengah mengembangkan fasilitas stasiun Bogor guna meningkatkan kualitas aset perkeretaapian dan kapasitas transportasi berbasis rel.--KAI
JAKARTA, DISWAY.ID - Stasiun Bogor terus diperkuat untuk mengimbangi tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi berbasis rel. Tercatat, rata-rata 435 ribu penumpang menggunakan Stasiun Bogor setiap hari sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Melihat tingginya aktivitas tersebut, KAI Properti melakukan pengembangan sejumlah fasilitas, mulai dari perpanjangan peron hingga peningkatan fasilitas pendukung di area stasiun.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pengembangan fasilitas Stasiun Bogor merupakan bagian dari peran KAI Properti dalam mendukung optimalisasi aset strategis perkeretaapian.
"Melalui pengembangan fasilitas perkeretaapian, KAI Properti terus berkontribusi menghadirkan aset yang lebih fungsional, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas layanan pelanggan," ujar Bramantya, Rabu, 9 September 2026.
BACA JUGA:TPPU Kasus Indosterling Rp1.8 Triliun Masuk P-21, Bareskrim Sita 8 Properti dan 5 Mobil
Adapun salah satu pekerjaan yang telah diselesaikan KAI Properti adalah pengembangan fasilitas berupa perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor. Pekerjaan ini dilaksanakan mulai 17 April 2026 dan telah beroperasi sejak 18 Juni 2026.
Sedangkan untuk perpanjangan peron tersebut dilakukan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line dengan formasi 12 kereta (SF12) yang memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan formasi sebelumnya.
Melalui pekerjaan ini, fasilitas peron dapat mengakomodasi operasional rangkaian KRL dengan kapasitas lebih besar serta mendukung kelancaran aktivitas naik turun pelanggan di Stasiun Bogor.
Adapun pekerjaan perpanjangan peron meliputi peron jalur 6 dan 7 yang diperpanjang dari 201 meter menjadi 251 meter, serta peron jalur 8 yang diperpanjang dari 204 meter menjadi 252 meter.
Dilakukan juga pekerjaan pendukung berupa pembangunan struktur peron dan hall, pemasangan jalur rel, serta pekerjaan terkait Listrik Aliran Atas (LAA).
Selain perpanjangan peron, KAI Properti juga melakukan peningkatan fasilitas pendukung di area Stasiun Bogor melalui pemasangan kanopi pada peron 4 dan 5.
Bramantya menyebut, pengembangan fasilitas Stasiun Bogor dilakukan tanpa mengganggu kenyamanan dan operasional perjalanan kereta api.
"Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar proses pengembangan fasilitas tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan. Setelah pekerjaan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 selesai dan peron kembali beroperasi, peningkatan fasilitas dilanjutkan melalui pemasangan kanopi pada peron 4 dan 5," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: