IPNU dan IPPNU Dukung Gerakan Peduli Tetangga melalui Agen Perlinsos

Rabu 14-10-2026,17:26 WIB
IPNU dan IPPNU Dukung Gerakan Peduli Tetangga melalui Agen Perlinsos

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) dan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) menyatakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Peduli Tetangga melalui program Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dukungan tersebu--Kemensos

JAKARTA, DISWAY.ID – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) dan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) menyatakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Peduli Tetangga melalui program Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.

Gerakan Nasional Peduli Tetangga bertujuan memperluas akses perlindungan sosial dengan melibatkan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan sosial, tetapi belum terdata sebagai penerima.

Melalui gerakan ini, masyarakat diajak mendampingi warga yang menghadapi keterbatasan akses teknologi, literasi digital, maupun kendala administrasi agar dapat mengakses layanan perlindungan sosial pemerintah.

BACA JUGA:Profil Farida Farichah, Kader PKB Eks Ketum IPNU yang Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkop

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul mengajak kader IPNU dan IPPNU di semua daerah untuk berpartisipasi sebagai Agen Perlinsos.

“Saya mengajak seluruh rekan-rekanita IPNU dan IPPNU di semua daerah untuk menjadi Agen Perlinsos. Mari kita manfaatkan kemampuan digital generasi muda sebagai sarana pengabdian dan kepedulian sosial, dimulai dari membantu saudara serta tetangga terdekat yang membutuhkan,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, Kementerian Sosial telah menghadirkan Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan perlindungan sosial.

BACA JUGA:PBNU Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Suyudi, Gus Ipul: Berantas Narkoba, Selamatkan Bangsa

Namun, keterbatasan akses dan kemampuan menggunakan teknologi masih menjadi tantangan bagi sebagian warga.

“Kita juga menyadari bahwa belum semua masyarakat memiliki kemampuan dan akses yang memadai dalam memanfaatkan teknologi digital. Karena itu, dibutuhkan kehadiran agen dan relawan yang bersedia membantu serta mendampingi masyarakat dalam mengakses layanan tersebut,” ujarnya.

Gus Ipul menilai kader IPNU dan IPPNU, yang sebagian besar berasal dari Generasi Z (Gen Z), memiliki potensi besar untuk mengambil peran tersebut karena relatif akrab dengan perkembangan teknologi digital.

BACA JUGA:Gus Kikin Umumkan Pengurus PBNU 2026-2031, 210 Personel Mulai Berkhidmah Hari Ini

Ia berharap kecakapan digital generasi muda dapat dimanfaatkan untuk memperluas literasi digital sekaligus menjembatani kesenjangan akses layanan sosial di masyarakat.

“Kecakapan digital yang dimiliki generasi muda hendaknya tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga diarahkan menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat bagi orang lain,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: