Nadeo Soroti Kekerasan Suporter: Rivalitas Jangan Berujung Penyerangan
Penjaga gawang Persija Jakarta, Nadeo Argawinata menyayangkan insiden penyerangan bus Persib Bandung U-18.-Dok Persija-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Penjaga gawang Persija Jakarta, Nadeo Argawinata menyayangkan insiden penyerangan terhadap bus Persib Bandung U-18.
Penjaga gawang Timnas Indonesia itu menilai bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian serius bagi sepak bola Indonesia.
BACA JUGA:123 Peserta dari 77 Perusahaan Indonesia-Korea Selatan Bertemu, Bidik Kerja Sama Bisnis
Ia pun menegaskan, tindakan kekerasan terhadap siapa pun di lingkungan sepak bola patut disayangkan, terlepas dari informasi yang beredar mengenai insiden tersebut.
Menurutnya, persoalan ini tidak seharusnya hanya menjadi perhatian klub yang terdampak, tetapi juga seluruh elemen sepak bola nasional, termasuk para pemain profesional.
"Pastinya sangat disayangkan. Siapa pun atau oknum mana pun yang melakukan hal tersebut, terlepas dari benar atau tidaknya informasi yang beredar, kejadian seperti ini sangat disayangkan," ungkap Nadeo, Jumat 16 Oktober 2026.
Tak hanya menyampaikan keprihatinan, Nadeo mengungkapkan bahwa persoalan tersebut juga telah dibahas melalui Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), organisasi yang menaungi para pemain sepak bola profesional di Tanah Air.
Ia menyebut APPI telah menggelar pertemuan dengan sejumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) dan pihak terkait, termasuk beberapa pemain, untuk membahas insiden tersebut.
Langkah itu menjadi salah satu bentuk perhatian para pesepak bola terhadap situasi yang menimpa tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18. Nadeo berharap para korban mendapatkan dukungan di tengah situasi yang mereka alami.
BACA JUGA:MSCI Rencana Turunkan Klasifikasi, IHSG Anjlok 10,76%
Lebih lanjut, Nadeo menyampaikan bahwa APPI berencana mengunjungi Bandung untuk memberikan dukungan moral kepada para korban yang terdampak.
Namun, rencana tersebut masih bergantung pada kemungkinan pelaksanaannya dan sejumlah kendala yang mungkin dihadapi.
"Jika memungkinkan dan tidak ada kendala, kami sebagai asosiasi ingin berkunjung ke Bandung untuk memberikan semangat kepada para korban yang terdampak," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: