Kemendikdasmen Integrasikan Pendidikan Perubahan Iklim ke PAUD, Anak Belajar Lewat Permainan

Kamis 22-10-2026,19:38 WIB
Reporter: M Purwadi |
Kemendikdasmen Integrasikan Pendidikan Perubahan Iklim ke PAUD, Anak Belajar Lewat Permainan

Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto dalam keterangannya mengenai forum Asia-Pasifik tentang pengembangan anak usia dini, Kamis, 22 Oktober 2026.-Dok/Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pengenalan isu perubahan iklim kepada anak sejak usia dini melalui integrasi materi lingkungan dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

Materi tersebut akan disampaikan melalui aktivitas bermain, pembiasaan sehari-hari, hingga penggunaan alat permainan edukatif yang disesuaikan dengan perkembangan anak.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun kesadaran lingkungan sejak dini, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan perubahan iklim melalui pendekatan pendidikan yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa pengenalan perubahan iklim tidak dapat dilakukan dengan metode pembelajaran yang terlalu kompleks bagi anak.

BACA JUGA:Tanoto Foundation Dorong Pemda Ambil Alih Layanan PAUD Melalui Rumah Anak Sigap

Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya penyesuaian materi dengan kurikulum dan karakteristik pembelajaran PAUD yang mengutamakan pengalaman langsung melalui permainan.

"Untuk mengintegrasikan climate change di dalam pembelajaran anak usia dini, yang pertama tentu kita sesuaikan dengan kurikulum dulu," kata Gogot dalam keterangannya mengenai forum Asia-Pasifik tentang pengembangan anak usia dini, Kamis, 22 Oktober 2026.

Gogot mengungkapkan, terdapat empat pendekatan yang dapat digunakan satuan pendidikan untuk memperkenalkan isu perubahan iklim kepada anak-anak. Keempatnya meliputi kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, serta pembiasaan dalam lingkungan pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, pengenalan perubahan iklim tidak harus menjadi mata pelajaran tersendiri, tetapi dapat diintegrasikan ke dalam berbagai aktivitas belajar yang sudah berlangsung di PAUD.

BACA JUGA:Kurangi Beban TPST Bantargebang, Pramono Dorong Guru PAUD Ajarkan Anak Pilah Sampah

Materi pembelajaran juga perlu dikemas secara sederhana agar anak dapat mengenal pentingnya menjaga lingkungan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Jadi ada alat-alat permainan edukatif yang didorong dengan topik climate change," ujar Gogot.

Penggunaan permainan edukatif dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan persoalan lingkungan tanpa membebani anak dengan konsep ilmiah yang belum sesuai dengan tahap perkembangannya.

Selain mengembangkan materi pembelajaran, Kemendikdasmen memberikan perhatian terhadap kesiapan tenaga pendidik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: